Pemkot Surabaya Kebut Proyek Drainase dan Rumah Pompa Untuk Cegah Banjir

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir di kawasan perumahan di wilayah Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. (Istimewa)
Banjir di kawasan perumahan di wilayah Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan potensi banjir. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan percepatan seluruh proyek infrastruktur pengendalian banjir, terutama pembangunan drainase dan rumah pompa, agar rampung sebelum puncak musim hujan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menegaskan bahwa pihaknya diminta langsung oleh Wali Kota untuk mempercepat penyelesaian proyek vital tersebut. “Kontraktor diminta lembur, kalau bisa 24 jam. Kami akan panggil seluruh kontraktor yang progresnya masih rendah agar percepatan segera dilakukan,” kata Syamsul, Jumat, 7 November 2025. 

Menurutnya, sebagian besar proyek yang belum tuntas merupakan pekerjaan berskala besar, seperti pembangunan rumah pompa dan box culvert. “Untuk proyek kecil, sekitar 70 persen sudah selesai. Target kami, akhir November nanti bisa mencapai 90 persen,” jelasnya.

Syamsul menyebutkan, terdapat lima titik pembangunan rumah pompa yang masih berjalan, di antaranya di Menanggal, Ahmad Yani, Ketintang Madya, Karah, dan Rungkut Menanggal. Selain itu, proyek besar lain juga tengah dilakukan di kawasan diversi Gunungsari dan Babat Jerawat.

“Untuk mempercepat progres, kami minta pekerjaan dilakukan dari dua arah. Misalnya di Gunungsari, kontraktor kami arahkan bekerja dari sisi barat dan timur sekaligus agar cepat bertemu di tengah,” ungkapnya.

Baca Juga : DPRD Jatim Soroti Banjir Surabaya: Pemkot Didesak Optimalkan Pompa dan Rutin Bersihkan Saluran

Langkah percepatan ini juga disertai dengan penambahan tenaga kerja dan material di lapangan. “Selain lembur, kontraktor wajib menambah personel dan stok material agar tidak ada hambatan. Targetnya, pertengahan Desember sudah bisa selesai,” kata Syamsul.

Pemkot Surabaya juga meningkatkan pengawasan proyek dengan melibatkan konsultan pengawas yang akan melakukan evaluasi mingguan. “Kami buat sistem evaluasi per minggu untuk memastikan setiap proyek on track dan sesuai target,” imbuhnya.

Syamsul menuturkan, percepatan ini menjadi langkah antisipatif menghadapi prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG yang akan berlangsung dari November 2025 hingga Januari 2026. “Kita sudah dapat peringatan dari BMKG bahwa cuaca ekstrem akan terjadi hingga awal tahun depan. Karena itu, kita harus bergerak cepat,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkot juga menyiagakan personel satgas di lapangan untuk merespons cepat genangan atau hambatan aliran air. “Mitigasi tidak hanya teknis, tapi juga kesiapsiagaan petugas di lapangan. Semua elemen kami siapkan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …