SIER dan Warga Rungkut Wujudkan Harmoni Industri dan Lingkungan untuk Cegah Banjir

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Karyawan PT SIER gotong royong bersama warga bersihkan lingkungan, guna cegah banjir. (Humas PT SIER)
Karyawan PT SIER gotong royong bersama warga bersihkan lingkungan, guna cegah banjir. (Humas PT SIER)

Jurnas.net - Di tengah meningkatnya curah hujan yang mulai melanda Surabaya, semangat gotong royong menjadi kunci utama menjaga lingkungan tetap aman dari genangan. Ratusan warga Rungkut bersama jajaran PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung membersihkan saluran air dan sampah di dua titik rawan banjir, menunjukkan harmoni nyata antara kawasan industri dan masyarakat sekitar.

Aksi kerja bakti massal itu digelar di wilayah RW 05 Kelurahan Rungkut Tengah dan RW 01 Kelurahan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gunung Anyar dua lokasi yang berbatasan langsung dengan kawasan industri SIER dan kerap menjadi titik genangan saat musim penghujan.

Sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa, PT SIER mengerahkan 25 personel kebersihan saluran lengkap dengan peralatan kerja di bawah koordinasi Kepala Divisi Manajemen Kawasan SIER, M Afifuddin, untuk membantu warga mengeruk endapan dan mengangkat sampah yang menyumbat aliran air di sekitar pintu air utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT SIER yang juga menjabat Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko, Rizka Syafittri Siregar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi bentuk nyata kolaborasi sosial dan lingkungan antara industri dan masyarakat.

"Keberlanjutan kawasan industri tidak bisa dipisahkan dari keharmonisan dengan lingkungan sekitar. Melalui kerja bakti ini, kami ingin memperkuat kolaborasi lingkungan sekaligus sosial, karena banjir adalah risiko terbesar yang harus diantisipasi bersama di musim penghujan,” kata Rizka.

Ia menambahkan, posisi kawasan industri SIER yang berdampingan dengan permukiman warga menuntut kerja sama berkelanjutan agar sistem drainase di sekitar area industri berfungsi optimal.

"Dengan memastikan saluran air bersih dan aliran tidak tersumbat, potensi banjir dapat ditekan seminimal mungkin. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial antara SIER dan masyarakat,” katanya.

Baca Juga : Jaga Kawasan Industri Jelang Musim Hujan: SIER Perkuat Drainase dan Infrastruktur Air

Kepala Divisi Manajemen Kawasan SIER, M Afifuddin, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Kecamatan Gunung Anyar, serta warga Rungkut yang telah bersinergi menjaga lingkungan bersama.

"Kerja bakti massal ini menjadi bukti nyata bahwa hubungan baik antara kawasan industri dan warga bisa berjalan harmonis. Kami berterima kasih atas dukungan Pemkot dan seluruh warga yang bahu-membahu mencegah banjir dengan semangat gotong royong,” ujarnya.

Suasana di lapangan terlihat penuh semangat. Warga dan karyawan SIER saling berbaur memungut sampah, mengeruk endapan di parit, hingga memperbaiki aliran air. Di balik keringat dan lumpur, tumbuh rasa kebersamaan yang mempererat hubungan sosial di kawasan tersebut.

"Kerja bakti ini bukan hanya tentang kebersihan, tetapi simbol kehidupan harmonis antara kawasan industri dan warga sekitar — bukti bahwa pembangunan ekonomi dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan menuju keberlanjutan,” tutup Afifuddin.

Berita Terbaru

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa larut dalam kemeriahan yang tidak hanya …

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Jurnas.net - Polemik pasca-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, belum sepenuhnya mereda. Warga…

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Jurnas.net - Persoalan kesejahteraan masyarakat masih menjadi perhatian di tengah berbagai dinamika perekonomian nasional. Setahun setelah tujuh Desakan…

Raih Suara Terbanyak di Muswil VI, Lutfi J. Kurniawan Dorong Reposisi KAHMI Jatim sebagai Kekuatan Intelektual dan Civil

Raih Suara Terbanyak di Muswil VI, Lutfi J. Kurniawan Dorong Reposisi KAHMI Jatim sebagai Kekuatan Intelektual dan Civil

Senin, 28 Sep 2026 08:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:16 WIB

Jurnas.net – Lutfi J. Kurniawan, peraih suara terbanyak dalam pemilihan Presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur …

NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK

NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK

Minggu, 27 Sep 2026 19:15 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:15 WIB

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Warga NU, Kiai Kampung Penulis buku _Prabowo untuk Indonesia Raya_ Untuk memahami judul di atas, kita perlu lebih …

Sistem Zonasi Muswil KAHMI Jatim Bisa Jadi Contoh bagi MN dan MW se-Indonesia

Sistem Zonasi Muswil KAHMI Jatim Bisa Jadi Contoh bagi MN dan MW se-Indonesia

Minggu, 27 Sep 2026 18:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 18:05 WIB

Jurnas.net – Musyawarah Wilayah (Muswil) VI KAHMI Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum memilih kepemimpinan baru periode 2026-2031. Forum yang digelar di T…