PDIP: Nasionalisme dan Demokrasi Kuat Jadi Kunci Hadapi Geopolitik Global

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Insani/Jurnas.net)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - PDI Perjuangan menegaskan posisinya sebagai kekuatan politik yang tidak hanya berorientasi pada kontestasi elektoral, tetapi juga sebagai penjaga arah ideologis bangsa di tengah meningkatnya tekanan geopolitik global dan tantangan kualitas demokrasi di dalam negeri.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menekankan bahwa partai menjadikan tiga pilar utama sebagai pedoman strategis nasional, yakni memperkokoh kedaulatan politik, berdikari di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan. Ketiga prinsip tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting agar Indonesia tidak terseret dalam pusaran kepentingan global yang kerap mengabaikan kepentingan rakyat.

“Kami menolak segala bentuk tekanan, ketergantungan, maupun dominasi kekuatan asing dan kepentingan ekonomi global yang berpotensi merugikan kepentingan nasional,” kata Hasto, saat coffee morning bersama media di Surabaya, Sabtu, 17 Januari 2026.

Hasto menegaskan, nasionalisme yang diperjuangkan PDIP bukan nasionalisme reaktif, melainkan nasionalisme aktif yang diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret negara. Setiap keputusan strategis, katanya, harus berpijak pada nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta orientasi utama pada kepentingan rakyat.

“Geopolitik global hari ini bukan hanya soal perang atau konflik terbuka, tetapi soal tekanan ekonomi, sumber daya, dan arah kebijakan. Di situlah negara harus hadir dengan keberanian politik,” tegasnya.

Demokrasi Tak Boleh Direduksi Jadi Transaksi
Dalam konteks demokrasi nasional, Hasto menyoroti wacana Pilkada tidak langsung yang kembali mengemuka. Ia mengingatkan bahwa persoalan utama demokrasi Indonesia bukan semata pada sistem pemilihan, melainkan pada maraknya praktik politik uang yang mencederai kedaulatan rakyat.

Ia menegaskan, rekomendasi partai politik harus dijalankan secara berintegritas dan tidak boleh diperjualbelikan untuk kepentingan individu maupun kelompok tertentu. Demokrasi, menurutnya, akan kehilangan makna jika proses politik direduksi menjadi transaksi kekuasaan. "Rekomendasi partai adalah mandat ideologis dan organisatoris, bukan komoditas,” katanya.

Terkait gagasan pembaruan sistem pemilu, Hasto mengungkapkan bahwa simulasi e-voting dalam Pilkada sebenarnya telah lama menjadi bahan diskusi internal PDIP. Gagasan tersebut, kata dia, bahkan telah diperkenalkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sejak sekitar satu dekade lalu sebagai bagian dari upaya efisiensi, transparansi, dan penguatan akuntabilitas pemilu.

Hasto menekankan bahwa peningkatan kualitas demokrasi harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang bangsa. PDIP, menurutnya, mendorong penguatan fungsi partai politik sebagai instrumen checks and balances terhadap kekuasaan, bukan sekadar mesin elektoral lima tahunan.

Langkah-langkah strategis yang ditekankan antara lain perlakuan setara bagi seluruh partai politik, reformasi sistem hukum yang berkeadilan, penguatan masyarakat sipil, perlindungan kebebasan pers, serta penjaminan hak warga negara untuk berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat sesuai amanat konstitusi.

“Demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur. Demokrasi harus memberi rasa keadilan, kepastian hukum, dan ruang partisipasi yang sehat bagi rakyat,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Ratusan Penumpang Terlantar, Warga Bawean Desak Pemkab Gresik Siapkan Solusi Permanen Krisis Transportasi Laut

Ratusan Penumpang Terlantar, Warga Bawean Desak Pemkab Gresik Siapkan Solusi Permanen Krisis Transportasi Laut

Rabu, 29 Jul 2026 14:23 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 14:23 WIB

Jurnas.net - Ratusan calon penumpang tujuan Pulau Bawean masih tertahan di Pelabuhan Gresik, setelah layanan kapal penyeberangan dihentikan akibat cuaca buruk…

Musda Golkar Sumenep Berlangsung Aklamasi, Ali Mufthi Tekankan Soliditas untuk Menang Pada Pemilu 2029

Musda Golkar Sumenep Berlangsung Aklamasi, Ali Mufthi Tekankan Soliditas untuk Menang Pada Pemilu 2029

Rabu, 29 Jul 2026 12:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 12:31 WIB

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Sumenep menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) XI, s…

Sertijab Polda Jatim, LPKAN Titip Empat Harapan kepada Pejabat Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik

Sertijab Polda Jatim, LPKAN Titip Empat Harapan kepada Pejabat Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik

Rabu, 29 Jul 2026 09:52 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 09:52 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPD LPKAN) Jawa Timur mengapresiasi pelaksanaan Upacara Serah Terima…

Kasus Pungli Perizinan ESDM Jatim, Anak Buah Khofifah Jadi Tersangka Keempat Dugaan Pungli Rp1,33 Miliar

Kasus Pungli Perizinan ESDM Jatim, Anak Buah Khofifah Jadi Tersangka Keempat Dugaan Pungli Rp1,33 Miliar

Selasa, 28 Jul 2026 19:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 19:47 WIB

Jurnas.net – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan perizinan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa T…

PSIM Yogyakarta Gaet Striker Asal Spanyol

PSIM Yogyakarta Gaet Striker Asal Spanyol

Selasa, 28 Jul 2026 18:58 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 18:58 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogayakarta secara resmi memperkenalkan penyerang baru asal Spanyol, Adrian Dalmau, untuk memperkuat kedalaman skuad Laskar Mataram dalam meng…

PLN Siagakan 60 Personel dan Sistem Berlapis Amankan Listrik Piala Presiden Elite 2026 di GBT

PLN Siagakan 60 Personel dan Sistem Berlapis Amankan Listrik Piala Presiden Elite 2026 di GBT

Selasa, 28 Jul 2026 17:19 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 17:19 WIB

Jurnas.net – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, memastikan k…