Pemkot Surabaya Bekali Perempuan Bela Diri, Ubah Semangat Kartini Jadi Aksi Lawan Kekerasan

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perempuan di Surabaya dibekali kemampuan bela diri melalui program “Women Fight Back”. (Humas Pemkot Surabaya)
Perempuan di Surabaya dibekali kemampuan bela diri melalui program “Women Fight Back”. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net – Peringatan Hari Kartini di Surabaya tahun ini tak berhenti pada seremoni. Pemerintah Kota Surabaya justru mendorong langkah konkret dengan membekali perempuan kemampuan bela diri melalui program “Women Fight Back” di Gelora Pancasila.

Kolaborasi antara Pemkot Surabaya, Perwosi, dan KONI ini menjadi pendekatan baru: mengubah semangat emansipasi menjadi aksi nyata perlindungan diri di tengah masih tingginya kerentanan perempuan terhadap kekerasan.

Ratusan peserta dari 31 kecamatan mengikuti pelatihan dasar bela diri, termasuk teknik Krav Maga yang dikenal efektif dalam situasi darurat. Pelatihan difokuskan pada pembentukan refleks cepat, keberanian, dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman, baik di ruang publik maupun domestik.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa perempuan masa kini perlu dibekali kemampuan melindungi diri tanpa kehilangan peran sosialnya. “Perempuan harus punya keberanian dan kesiapan. Minimal, saat berada di luar bersama anak-anak, ia mampu melindungi dirinya sendiri,” kata Eri, Rabu, 22 April 2026.

Menurutnya, pelatihan ini bukan untuk mendorong agresivitas, melainkan membangun ketenangan, kontrol diri, serta kepercayaan diri dalam menghadapi situasi darurat. Ia juga menekankan bahwa olahraga bela diri menjadi sarana penting dalam memperkuat mental sekaligus kesehatan fisik dan psikis.

Program ini tidak akan berhenti di satu momentum. Pemkot berencana memperluas pelatihan hingga ke sekolah dan tingkat Rukun Warga (RW) melalui Kampung Pancasila, agar menjangkau lebih banyak perempuan lintas usia.

Ketua Perwosi Surabaya, Rini Indriyani, menilai langkah ini relevan dengan kondisi saat ini, di mana perempuan masih rentan menjadi korban kekerasan. “Perempuan tetap bisa lembut dan keibuan, tetapi juga harus kuat dan tangguh. Kemampuan untuk melawan ini adalah bekal penting,” tegasnya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat ditularkan di lingkungan keluarga, sehingga kesadaran perlindungan diri tumbuh dari rumah. Dalam pelatihan, peserta tidak hanya diajarkan teknik fisik, tetapi juga strategi menghadapi situasi berbahaya mulai dari menghindar, bertahan, hingga melakukan perlawanan secara tepat. Bahkan, mereka diperkenalkan cara memanfaatkan benda di sekitar sebagai alat perlindungan diri.

Ketua Umum KONI Surabaya, Arderio Hukom, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam merespons meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan. “Peserta dibekali pemahaman kapan harus bertahan, menghindar, atau melawan secara tepat. Ini penting agar tidak salah langkah dalam situasi berbahaya,” ujarnya.

Pelatihan melibatkan pelatih profesional cabang kickboxing serta atlet yang mendampingi peserta dalam kelompok kecil, sehingga materi lebih mudah dipahami dan dipraktikkan secara langsung.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Kota Surabaya. Dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, sebanyak 4.191 …

Sidang Perdana Maidi, Jaksa KPK Beber Dugaan Perizinan Jadi Ladang Setoran Miliaran Rupiah ke Walkot Madiun

Sidang Perdana Maidi, Jaksa KPK Beber Dugaan Perizinan Jadi Ladang Setoran Miliaran Rupiah ke Walkot Madiun

Jumat, 12 Jun 2026 07:42 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 07:42 WIB

Jurnas.net – Sidang perdana perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) S…

Santai Seaplane Buka Home Base di Banyuwangi, Perkuat Posisi sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Santai Seaplane Buka Home Base di Banyuwangi, Perkuat Posisi sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Kamis, 11 Jun 2026 17:19 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:19 WIB

Jurnas.net – Banyuwangi kembali mencatatkan prestasi di sektor pariwisata nasional. Kali ini, daerah di ujung timur Pulau Jawa tersebut dipercaya menjadi basis …

Setelah Seleksi Ketat, Pemkot Tunjuk Fauna Land Ancol Pengelola Bandung Zoo

Setelah Seleksi Ketat, Pemkot Tunjuk Fauna Land Ancol Pengelola Bandung Zoo

Rabu, 10 Jun 2026 18:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 18:00 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi menetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah melalui…

Kasus Spa Gion Cederai Predikat Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Desak Diusut Hingga Tuntas

Kasus Spa Gion Cederai Predikat Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Desak Diusut Hingga Tuntas

Rabu, 10 Jun 2026 17:06 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 17:06 WIB

Jurnas.net – Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menyeret salah satu usaha spa di Surabaya menjadi sorotan tajam DPRD Kota Surabaya. Tidak …