Antisipasi Kemarau Panjang, Banyuwangi Percepat Tanam Padi demi Amankan Produksi Pangan

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gerakan tanam padi serentak di Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Gerakan tanam padi serentak di Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net – Alih-alih menunggu dampak kekeringan datang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memilih bergerak lebih cepat. Melalui percepatan tanam padi serentak, daerah ini menerapkan strategi “mendahului kemarau” guna menjaga produksi pangan tetap aman di tengah ancaman musim kering panjang 2026.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan bagian dari manuver taktis memanfaatkan sisa musim hujan yang diperkirakan hanya bertahan hingga akhir April. Dengan demikian, fase awal pertumbuhan padi masih mendapat pasokan air yang cukup sebelum debit mulai menyusut.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyebut percepatan tanam ini sebagai respons cepat atas arahan pemerintah pusat sekaligus bentuk kesiapsiagaan daerah menghadapi perubahan iklim.

“Ini langkah antisipatif agar masa tanam tidak terlambat. Kita manfaatkan sisa air hujan sebelum puncak kemarau datang,” kata Ipuk, Sabtu, 25 April 2026.

Gerakan tanam serentak ini dipusatkan di lahan Kelompok Tani Gunung Saprojo, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, dengan luas sekitar 2,5 hektare. Namun secara keseluruhan, luas tanam serentak di Banyuwangi mencapai 672 hektare pada periode ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Danang Hartanto, menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi kunci untuk menjaga produktivitas di tengah ketidakpastian cuaca. “Kami mendorong petani mempercepat masa tanam karena kondisi air masih mendukung. Ini penting agar tanaman sudah kuat saat kemarau mulai terasa,” jelasnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung target Luas Tambah Tanam (LTT) Jawa Timur yang saat ini telah mencapai 46,16 persen atau setara 173.320 hektare. Tak hanya percepatan tanam, pemerintah daerah juga menginstruksikan petani untuk meningkatkan pemantauan kondisi lahan dan sumber air.

Imbauan ini merespons prediksi musim kemarau dari BMKG yang memperkirakan potensi kekeringan lebih panjang tahun ini. "Kami minta petani rutin memantau kondisi tanaman dan ketersediaan air. Kewaspadaan harus ditingkatkan sejak awal,” kata Danang.

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dukung Rencana Kemenag Beri Edukasi Pencegahan LGBT di SD, Tekankan Penguatan Karakter

DPRD Jatim Dukung Rencana Kemenag Beri Edukasi Pencegahan LGBT di SD, Tekankan Penguatan Karakter

Jumat, 24 Jul 2026 13:27 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 13:27 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menyatakan dukungannya terhadap rencana Kementerian Agama (Kemenag) memasukkan materi e…

KAI Daop 8 Surabaya Catat 6,4 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Keluhan Pelanggan Diklaim Menurun

KAI Daop 8 Surabaya Catat 6,4 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Keluhan Pelanggan Diklaim Menurun

Kamis, 23 Jul 2026 16:18 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 16:18 WIB

Jurnas.net – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat tren positif pada kinerja pelayanan selama Semester I 2026. Di tengah m…

Kasus HIV di Jatim Tertinggi Nasional Tembus 65.238, PKS Mendesak Pemerintah Perkuat Pencegahan

Kasus HIV di Jatim Tertinggi Nasional Tembus 65.238, PKS Mendesak Pemerintah Perkuat Pencegahan

Kamis, 23 Jul 2026 15:02 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 15:02 WIB

Jurnas.net – Jawa Timur masih menghadapi tantangan besar dalam pengendalian Human Immunodeficiency Virus (HIV). Berdasarkan data Kementerian Kesehatan dan D…

Lenovo Bidik Pasar Premium Lewat Laptop Edisi FIFA World Cup 2026, Andalkan AI dan Produk Koleksi

Lenovo Bidik Pasar Premium Lewat Laptop Edisi FIFA World Cup 2026, Andalkan AI dan Produk Koleksi

Kamis, 23 Jul 2026 14:23 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Lenovo semakin agresif memperkuat posisinya di pasar perangkat premium Indonesia dengan menggabungkan inovasi kecerdasan buatan (Artificial I…

Kebun Raya Mangrove Surabaya Disulap Jadi Laboratorium Hidup, Pelajar Bisa Belajar Energi Terbarukan

Kebun Raya Mangrove Surabaya Disulap Jadi Laboratorium Hidup, Pelajar Bisa Belajar Energi Terbarukan

Kamis, 23 Jul 2026 13:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:16 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan Kebun Raya Mangrove (KRM) sebagai kawasan konservasi yang tidak hanya berfungsi sebagai d…

PKS dan Demokrat Jatim Perkuat Komunikasi Politik, Bahas Kolaborasi hingga Sistem Pemilu

PKS dan Demokrat Jatim Perkuat Komunikasi Politik, Bahas Kolaborasi hingga Sistem Pemilu

Kamis, 23 Jul 2026 12:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:01 WIB

Jurnas.net – Di tengah menghangatnya dinamika politik nasional pascaputusan Mahkamah Konstitusi mengenai sistem kepemiluan serta tantangan fiskal yang dihadapi …