Debarkasi Surabaya Tuntaskan Pemulangan 43.895 Jemaah Haji, 17 Orang Masih Dirawat di Arab Saudi

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jemaah haji tiba di Tanah Air. (Humas PPIH Embarkasi Surabaya)
Jemaah haji tiba di Tanah Air. (Humas PPIH Embarkasi Surabaya)

Jurnas.net - Operasional pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya resmi berakhir setelah kedatangan kelompok terbang (kloter) 116 sebagai kloter terakhir pada Rabu, 1 Juli 2026. Selama 31 hari pelaksanaan, Debarkasi Surabaya memulangkan 43.895 jemaah dan petugas haji dari total 44.000 orang yang direncanakan kembali ke Indonesia.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 43.132 jemaah haji dan 763 petugas haji. Adapun sebanyak 106 orang tidak kembali bersama rombongan karena berbagai alasan, mulai dari wafat di Arab Saudi, masih menjalani perawatan, hingga penyesuaian operasional.

"Operasional Debarkasi Surabaya Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah selesai dilaksanakan. Selama 31 hari, proses pemulangan berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat," kata Anam, Kamis, 2 Juli 2026.

Selama masa operasional, Debarkasi Surabaya melayani kedatangan 116 kloter. Dari jumlah tersebut, 91 penerbangan tiba sesuai jadwal, 13 penerbangan mendarat lebih cepat, sedangkan 11 penerbangan mengalami keterlambatan.

Data operasional juga mencatat berbagai penyesuaian selama proses pemulangan. Sebanyak 332 orang tercatat sebagai mutasi keluar, yang terdiri atas 74 jemaah wafat di Arab Saudi, 44 jemaah masih menjalani perawatan, satu orang pendamping mengikuti proses melalui embarkasi lain, 10 jemaah tunda pulang, 10 jemaah pulang secara mandiri, 95 jemaah berpindah kloter, 98 kursi kosong (seat kosong), serta 203 kursi operasional (open seat).

Sementara itu, mutasi masuk mencapai 129 orang, termasuk seorang jemaah yang dialihkan dari Embarkasi Batam. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional antar-kloter selama proses pemulangan berlangsung.

Hingga penutupan operasional, 17 jemaah masih belum dapat dipulangkan karena menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di Makkah, Madinah, dan Jeddah sesuai kondisi medis masing-masing.

Selain itu, PPIH Debarkasi Surabaya mencatat enam jemaah meninggal dunia dalam proses pemulangan. Seorang jemaah, Hery Widianto asal Kota Malang, wafat di dalam pesawat saat penerbangan menuju Indonesia. Lima jemaah lainnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan, yakni Wayan Rohani Suwasti asal Kota Malang, Kasijatin Tiba asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri asal Kabupaten Tuban, Marsinah Marjan asal Kabupaten Bojonegoro, dan Sri Oetarti asal Kota Surabaya.

Menurut Anam, seluruh proses penanganan jenazah maupun pemenuhan hak-hak jemaah yang wafat telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan operasional Debarkasi Surabaya, mulai dari petugas PPIH, pemerintah daerah, Kementerian dan lembaga terkait, TNI-Polri, petugas kesehatan, maskapai penerbangan, hingga para relawan.

"Kami akan terus melakukan evaluasi sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang agar pelayanan kepada jemaah semakin baik, profesional, dan humanis," tandas Anam.

Berita Terbaru

Siapa Mengawasi BUMD Jatim? DPRD Akui Tak Bisa Masuk RUPS dan Awasi Rekrutmen Direksi

Siapa Mengawasi BUMD Jatim? DPRD Akui Tak Bisa Masuk RUPS dan Awasi Rekrutmen Direksi

Kamis, 02 Jul 2026 09:04 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – Pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur kembali menjadi sorotan. Di tengah besarnya aset dan penyertaan modal pemerintah …

Surplus Beras Banyuwangi Capai 174 Ribu Ton pada Semester I 2026, Perkuat Cadangan Pangan Nasional

Surplus Beras Banyuwangi Capai 174 Ribu Ton pada Semester I 2026, Perkuat Cadangan Pangan Nasional

Kamis, 02 Jul 2026 08:21 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 08:21 WIB

Jurnas.net – Kabupaten Banyuwangi kembali mencatat surplus produksi beras pada semester pertama 2026. Hingga Juni tahun ini, daerah di ujung timur Pulau Jawa t…

PT SIER Catat Laba Bersih Rp188,8 Miliar pada 2025, Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

PT SIER Catat Laba Bersih Rp188,8 Miliar pada 2025, Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

Rabu, 01 Jul 2026 17:08 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:08 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menutup Tahun Buku 2025 dengan kinerja yang solid di tengah perlambatan ekonomi global dan tingginya d…

Fraksi PKS Jatim Kawal Nasib Driver Ojol, Lilik Hendarwati Siapkan Skema Tingkatkan Kesejahteraan

Fraksi PKS Jatim Kawal Nasib Driver Ojol, Lilik Hendarwati Siapkan Skema Tingkatkan Kesejahteraan

Rabu, 01 Jul 2026 16:11 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:11 WIB

Jurnas.net - Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para pengemudi…

Sidak Posga Wiyung, DPRD Surabaya Temukan Warga Tak Bisa Berobat karena BPJS Nonaktif Akibat NIK Terblokir

Sidak Posga Wiyung, DPRD Surabaya Temukan Warga Tak Bisa Berobat karena BPJS Nonaktif Akibat NIK Terblokir

Rabu, 01 Jul 2026 15:37 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 15:37 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan, menemukan persoalan serius yang masih menghambat akses layanan kesehatan masyarakat. Saat m…

Tim SAR Evakuasi Jenazah Lansia dari Sumur 40 Meter di Sumenep, Sempat Dilaporkan Hilang Dua Hari

Tim SAR Evakuasi Jenazah Lansia dari Sumur 40 Meter di Sumenep, Sempat Dilaporkan Hilang Dua Hari

Rabu, 01 Jul 2026 14:49 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 14:49 WIB

Jurnas.net - Misteri hilangnya seorang lansia di Kabupaten Sumenep akhirnya terungkap. Setelah dilaporkan tidak pulang selama dua hari, Saenah (66) ditemukan…