Golkar Safari Politik ke Bawean, Legislator Pusat hingga Daerah Jemput Aspirasi Warga Kepulauan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni (kaca mata) bersama Wakil Ketua Pratama DPD Partai Golkar Jawa Timur, Akhsanul Yakin (Insani/Jurnas.net)
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni (kaca mata) bersama Wakil Ketua Pratama DPD Partai Golkar Jawa Timur, Akhsanul Yakin (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Rombongan legislator Partai Golkar mulai dari anggota DPR RI, pimpinan DPRD, hingga anggota DPRD Kabupaten Gresik bertolak ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Sabtu, 4 Juli 2026. Safari politik yang berlangsung selama tiga hari hingga Senin, 6 Juli 2026, itu diarahkan untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kepulauan sekaligus memastikan aspirasi mereka tidak berhenti di tingkat lokal, tetapi dapat diperjuangkan hingga level kebijakan nasional.

Rombongan dipimpin Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur sekaligus Anggota DPR RI Komisi V, Ali Mufthi. Turut serta Anggota DPR RI Komisi VI dari daerah pemilihan Gresik-Lamongan, Labib, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur, pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik, serta seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Gresik.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni mengatakan, kehadiran rombongan lintas level legislatif itu merupakan bentuk keseriusan Partai Golkar dalam mendekatkan proses pengambilan kebijakan dengan kebutuhan riil masyarakat di wilayah kepulauan.

"Kami datang ke Bawean untuk mendengar langsung, berdialog, dan menyerap apa saja aspirasi masyarakat Bawean. Dengan begitu, kami dapat bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan," kata Fathoni, sapaan akrabnya.

Menurut dia, wilayah kepulauan seperti Bawean memiliki tantangan yang berbeda dibanding daerah daratan. Persoalan konektivitas transportasi, pembangunan infrastruktur dasar, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi lokal masih menjadi pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian berkelanjutan dari pemerintah.

Karena itu, kata dia, kehadiran anggota DPR RI bersama legislator daerah diharapkan mampu mempercepat penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. "Komitmen kami adalah terus hadir bersama masyarakat. Aspirasi yang kami dengar di lapangan tidak akan berhenti sebagai catatan kunjungan, tetapi akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan sesuai kewenangan masing-masing," ujarnya.

Selama berada di Pulau Bawean, rombongan dijadwalkan menggelar dialog bersama para camat dan kepala desa se-Bawean. Forum tersebut akan menjadi ruang untuk memetakan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi pemerintah desa, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan dan pelabuhan, transportasi laut yang lebih andal, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Selain berdialog dengan pemerintah desa, rombongan juga akan mengunjungi sejumlah pondok pesantren melalui agenda bertajuk Sambang Bolo Sambung Roso. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Bawean.

Fathoni menilai, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi cara paling efektif untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi di lapangan. Menurutnya, pembangunan daerah kepulauan tidak cukup hanya disusun berdasarkan laporan administratif, melainkan harus didasarkan pada kebutuhan yang disampaikan langsung oleh masyarakat.

Ia menyebut Bawean memiliki potensi besar di sektor perikanan, pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi maritim. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya berkembang optimal karena masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan konektivitas yang memadai.

Sementara itu, Wakil Ketua Pratama DPD Partai Golkar Jawa Timur, Akhsanul Yakin, mengatakan safari politik tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembangunan di Bawean selama ini. Menurut dia, kehadiran anggota DPR RI, khususnya dari Komisi V yang membidangi infrastruktur dan transportasi, menjadi kesempatan penting untuk melihat secara langsung berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

"Hakikat perjalanan ini adalah mengetahui apa saja persoalan Bawean hari ini. Apakah persoalan yang dulu masih tetap sama atau sudah mengalami perubahan. Karena itu kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan agar perjuangan yang dilakukan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat," kata Yakin, sapaan akrabnya.

Ia berharap sinergi antara legislator pusat, provinsi, hingga kabupaten mampu menghasilkan langkah konkret dalam mempercepat pembangunan Bawean, terutama pada sektor-sektor yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Safari politik tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat kepulauan. Bagi Partai Golkar Jawa Timur, kehadiran langsung para legislator di Bawean merupakan bentuk komitmen bahwa aspirasi masyarakat di wilayah terluar dan kepulauan memiliki posisi yang sama pentingnya dengan daerah lain dalam agenda pembangunan Jawa Timur maupun kebijakan nasional.

Berita Terbaru

Pelaku Curanmor Didominasi Anak Sekolah, DPRD Jatim Desak Pemprov Perkuat Ketahanan Keluarga

Pelaku Curanmor Didominasi Anak Sekolah, DPRD Jatim Desak Pemprov Perkuat Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Jul 2026 07:12 WIB

Sabtu, 04 Jul 2026 07:12 WIB

Jurnas.net – Temuan kepolisian bahwa pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jawa Timur didominasi anak-anak usia sekolah memunculkan kekhawatiran b…

Surabaya Printing Expo 2026 Bidik Pasar Indonesia Timur yang Kian Tumbuh

Surabaya Printing Expo 2026 Bidik Pasar Indonesia Timur yang Kian Tumbuh

Jumat, 03 Jul 2026 18:07 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:07 WIB

Jurnas.net – Industri percetakan nasional tengah memasuki babak baru. Lonjakan kebutuhan kemasan produk, digital printing, label, hingga media promosi yang d…

Tak Cukup Sita 3,37 Ton Ganja, Ansor Bawean Minta Jaringan Narkoba Diburu hingga Tuntas

Tak Cukup Sita 3,37 Ton Ganja, Ansor Bawean Minta Jaringan Narkoba Diburu hingga Tuntas

Jumat, 03 Jul 2026 13:25 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 13:25 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan dugaan penyelundupan ganja seberat 3,37 ton di Kabupaten Gresik memunculkan kekhawatiran baru terhadap ancaman peredaran narkotika di …

Narkoba 3,37 Ton Digagalkan di Gresik, DPRD Jatim Minta Negara Tutup Celah Sindikat Internasional

Narkoba 3,37 Ton Digagalkan di Gresik, DPRD Jatim Minta Negara Tutup Celah Sindikat Internasional

Jumat, 03 Jul 2026 10:18 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 10:18 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan peredaran narkotika dengan barang bukti mencapai 3,37 ton di Kabupaten Gresik dinilai bukan sekadar keberhasilan aparat menggagalkan p…

Agus Mahfud: Muswil VI KAHMI Jatim Harus Melahirkan Arah Baru, Bukan Sekadar Pemimpin Baru

Agus Mahfud: Muswil VI KAHMI Jatim Harus Melahirkan Arah Baru, Bukan Sekadar Pemimpin Baru

Jumat, 03 Jul 2026 09:27 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 09:27 WIB

Jurnas.net — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur menargetkan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI bukan sekadar agenda p…

Taufik Hidayat Peragakan Aksi Penganiayaan terhadap YTR dalam Rekonstruksi 21 Adegan

Taufik Hidayat Peragakan Aksi Penganiayaan terhadap YTR dalam Rekonstruksi 21 Adegan

Jumat, 03 Jul 2026 08:02 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 08:02 WIB

Jurnas.net - Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan tersangka Taufik Hidayat terhadap YTR.…