Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menerapkan skema pengalihan arus dan penutupan jalan secara menyeluruh menjelang Parade Surabaya Juang 2025, yang akan digelar Minggu, 2 November 2025.
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan teatrikal kolosal tahunan yang menjadi puncak peringatan Hari Pahlawan dan selalu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.
Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Kabid Wasdal) Dishub Kota Surabaya, Hanang Prasetyo, menjelaskan bahwa penutupan ruas jalan akan dimulai lebih awal untuk kepentingan sterilisasi jalur parade.
Baca juga: Kemenparekraf Jadikan Parade Surabaya Juang Karisma Event Nusantara 2024
“Parade utama dimulai pukul 14.00 WIB, namun proses penutupan dan pengalihan arus akan dimulai pukul 12.00 WIB. Kami menargetkan seluruh jalur kembali normal sebelum Magrib, sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Hanang, Sabtu, 1 November 2025.
Menurutnya, rute parade akan dimulai dari depan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, bergerak ke arah selatan melalui Jalan Pahlawan – Jalan Gemblongan – area Siola – hingga finis di Balai Pemuda. “Untuk menghindari kemacetan, rute parade tidak melalui Jalan Kramat Gantung karena ruasnya sempit. Arus dari Jalan Tembaan kami alihkan ke Jalan Kebon Rojo,” kata Hanang.
Beberapa ruas jalan lain yang akan ditutup meliputi Jalan Praban (sisi utara), Jalan Kenari, serta area Jalan Genteng Besar yang mengarah ke Pasar Genteng. Sementara itu, arah menuju Gedung Grahadi dan Balai Pemuda akan menjadi titik akhir parade sekaligus lokasi pementasan teatrikal.
Baca Juga : Parade Kostum Etnik Kontemporer Banyuwangi Ethno Carnival Digelar Pekan Ini
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, Dishub Surabaya telah menyiapkan 15 titik parkir insidentil di sekitar lokasi parade. "Kami imbau warga agar memanfaatkan lokasi parkir alternatif yang telah disiapkan dan tidak memarkir kendaraan sembarangan. Informasi jalur dan titik parkir telah kami sebarkan melalui media sosial resmi Dishub dan Pemkot,” ujar Hanang.
Baca juga: Parade Surabaya Juang Diusulkan Masuk Dalam KEN Kemenparekraf RI di 2024
Adapun lokasi parkir yang disiapkan antara lain: Gedung Siola, eks Pasar Tunjungan, Jalan Embong Malang (utara), Jalan Genteng Kali (depan Masjid Siola dan Bank Mandiri), Jalan Gemblongan (kanan), Jalan Praban (kiri), Jalan Genteng Besar (barat Pasar Genteng), Jalan Kenari, Jalan Bubutan (kanan), Jalan Kebon Rojo, Pasar Besar Wetan, Taman Apsari, dan Balai Pemuda.
Hanang juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai jukir liar dan tetap mematuhi tarif resmi parkir insidentil yang telah ditetapkan: Rp10.000 untuk kendaraan roda empat (R4) dan Rp3.000 untuk roda dua (R2).
“Partisipasi dan kepatuhan masyarakat sangat penting untuk memastikan kelancaran parade ini. Kami ingin seluruh warga Surabaya dapat menikmati momen Parade Surabaya Juang 2025 dengan tertib, aman, dan penuh kebanggaan sebagai bagian dari perayaan Hari Pahlawan,” pungkasnya.
Baca juga: Ratusan Personel Satpol PP Diterjunkan Untuk Pengamanan Parade Surabaya Juang 2023
Editor : Redaksi