Jurnas.net - Partai Golkar Magetan resmi memasuki fase konsolidasi besar setelah Didik Haryono terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Magetan melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Surabaya, Senin, 8 Desember 2025. Didik mendapatkan dukungan aklamasi dari seluruh pemegang hak suara, menandai solidnya arus dukungan menuju satu figur.
Keterpilihan Didik tidak sekadar pergantian nahkoda, tetapi dipandang sebagai momentum penyegaran mesin politik Golkar di daerah. Usai ditetapkan sebagai ketua, Didik menyampaikan rasa syukur sekaligus kesiapan untuk membawa Golkar Magetan ke level yang lebih kompetitif.
Baca juga: Pemkot Surabaya Jual Mobil Dinas, DPRD Dorong Peralihan Penuh ke Kendaraan Listrik demi Udara Bersih
“Alhamdulillah, Mas. Hari ini Musda Golkar ke-11 secara bulat memilih saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Magetan,” kata Didik, seusai acara.
Baca juga: Golkar Siapkan Generasi Baru, Zulfikar Arse: Tak Ada Promosi Tanpa Kaderisasi
Di forum tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi, yang hadir memberi arahan langsung menegaskan bahwa Magetan harus menjadi salah satu lumbung suara baru Golkar di Jawa Timur. Ia menitipkan amanah kepada Didik untuk meningkatkan kinerja elektoral, dengan target ambisius: naik dari lima kursi menjadi tujuh kursi DPRD Magetan pada Pemilu mendatang.
Menjawab tantangan itu, Didik menegaskan bahwa konsolidasi internal akan menjadi langkah awal yang paling krusial. Ia menekankan bahwa seluruh kader, termasuk mereka yang sempat berbeda pilihan menjelang Musda, harus kembali dirangkul dalam satu barisan.
Baca juga: Ali Mufthi: Golkar Jatim Punya Banyak Figur Kuat untuk Pilgub 2029
“Saya akan segera melakukan konsolidasi, menyusun kepengurusan baru, dan merangkul semua pihak. Teman-teman yang kemarin sempat berbeda pilihan akan kita satukan lagi. Kita bangun kepengurusan yang kompak dan bergerak bersama demi membawa Golkar mencapai target tujuh kursi pada Pemilu mendatang,” tandasnya.
Editor : Andi Setiawan