PLN Siagakan 5.451 Personel Jaga Listrik Jawa Timur Pada Malam Natal dan Tahun Baru

Reporter : Dadang
PLN menggelar Apel Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara serentak di seluruh Indonesia. (Humas PLN UID Jatim)

Jurnas.net - PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik tetap aman dan stabil menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebagai bentuk kesiapan nasional, PLN menggelar Apel Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara serentak di seluruh Indonesia, yang dipimpin langsung Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri.

Di Jawa Timur, apel siaga dan inspeksi peralatan digelar di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Surabaya, Senin (15/12). Kegiatan ini diikuti oleh 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 1 Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) secara hybrid.

Baca juga: Libur Nataru, Ini 12 Titik Rawan Macet di Jalur Wisata Jawa Timur

Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri menegaskan bahwa momentum Nataru menjadi ujian kesiapan, kepemimpinan, dan soliditas seluruh unit PLN agar bergerak dalam satu komando yang sama.

“Risiko gangguan kelistrikan pada masa Nataru itu nyata. Karena itu, setiap pimpinan unit harus memetakan potensi risiko dan fokus pada aset distribusi yang kritikal. Yang utama adalah kesiapsiagaan seluruh personel PLN untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan khidmat serta merayakan libur akhir tahun dengan aman dan nyaman,” kata Ghana, Selasa, 16 Desember 2025.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa PLN Jawa Timur mengerahkan 5.451 personel siaga, terdiri dari pegawai PLN dan tenaga pelayanan teknik, yang ditempatkan di 655 titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur.

Baca juga: Jatim Jadi Magnet Libur Akhir Tahun, Dishub Siaga Penuh Hadapi Lonjakan Nataru 2025 - 2026

“Masa siaga berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Kami menyiapkan pengamanan kelistrikan berlapis, khususnya di lokasi ibadah, pusat pemerintahan, rumah sakit, kawasan transportasi, pertahanan, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata,” jelas Ahmad.

Untuk mendukung respons cepat di lapangan, PLN menyiagakan berbagai peralatan pendukung, di antaranya 92 unit genset mobile, 219 unit gardu bergerak, 53 unit UPS, 387 mobil pelayanan teknik, 14 mobil crane, 16 unit skylift, serta 485 sepeda ULC yang telah dipastikan kesiapan dan keamanannya.

Baca juga: Nataru 2025, KAI Commuter Surabaya Fokus Kenyamanan dan Keselamatan

Dari sisi sistem kelistrikan, Ahmad memastikan kondisi pasokan listrik Jawa Timur dalam status aman. Daya mampu sistem tercatat sebesar 10.135 MW, dengan beban puncak 7.285 MW dan cadangan daya 2.581 MW.

“Proyeksi beban puncak malam Natal 2025 diperkirakan mencapai 6.548 MW, naik sekitar 9 persen atau 543 MW dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara beban puncak malam Tahun Baru 2026 diproyeksikan sebesar 5.925 MW, meningkat 411 MW dari realisasi tahun lalu,” pungkas Ahmad.

Editor : Risfil Athon

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru