Ratusan Taruna TNI dan Akpol Dikirim ke Ratusan Sekolah Rakyat Isi MPLS

author A. Mustaqim

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para Taruna TNI-Akpol diberangkatkan untuk isi MPLS di Sekolah Rakyat.
Para Taruna TNI-Akpol diberangkatkan untuk isi MPLS di Sekolah Rakyat.

Jurnas.net - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberangkatkan ratusan Taruna Akademi TNI dan Akpol diberangkatkan dari Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Pemberangkatan para taruna itu bertujuan melibatkan dalam kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat (SR). 

"Kita tahu sekolah rakyat ini sekolah berasrama untuk keluarga paling tidak mampu sehingga memang butuh bimbingan dari TNI dan Polri dalam rangka penguatan kedisiplinan dan pendidikan karakter," kata Saifullah Yusuf di Lanud Adisutjipto Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu, 1 Agustus 2026

Taruna akademi TNI dan Akpol yang diberangkatkan dari Lanud Adisutjipto sebanyak 592 orang. Saat upacara pemberangkatan tersebut disertai perwakilan 58 siswa SR. Ada sebanyak 902 Taruna akademi TNI dan Akpol yang ikut ke Sekolah Rakyat seluruh Indonesia. 

Selama setahun ini, ujar Saifullah, TNI-Polri sudah mendampingi di setiap penyelenggaraan SR di 166 titik. Menurut dia, tahun ini keterlibatan para taruna menjadi bagian dalam memberikan pendidikan. 

"Tapi khusus tahun ini pimpinan TNI dan Polri, di bawah Koordinasi Kementerian Pertahanan, memberikan kesempatan kepada taruna-taruna untuk bisa hadir seperti semacam KKN di sekolah rakyat. Ini sungguh hal yang kita anggap sebagai suatu yang dibutuhkan bisa dipenuhi," kata dia. 

Ia mengatakan kegiatan MPLS di lingkungan SR berkaitan langsung dengan berbagai kegiatan sekolah. Sejumlah hal yang diajarkan mencakup kepramukaan, pembinaan karakter dan kepribadian, wawasan nusantara, ekstrakurikuler, kebersihan kelompok, bela negara, dan kegiatan keagamaan. Kegiatan MPLS dilakukan selama lima hari. 

"Kita ingin siswa-siswa sekolah rakyat nanti kalau lulus, selain dia pinter, berkarakter, cinta tanah air, sopan, dan sekaligus memiliki kedisiplinan yang tinggi, dan terakhir memiliki keterampilan," kata sosok yang karib disapa Gus Ipul ini. 

Ia mengatakan pihaknya belajar dalam pengelolaan sekolah-sekolah di lingkungan TNI dan Polri. Ia menyebut sekolah-sekolah di bawah naungan dua lembaga itu sejak awal siswa-siswanya atau taruna-tarunanya dididik sejak mulai bangun tidur sampai tidur kembali.

"Semangat-semangat itu yang ingin kita tularkan kepada siswa-siswa sekolah rakyat yang datang dari berbagai latar belakang dan lingkungan. Mudah-mudahan tentu ini menjadi teladan sehingga bisa ditiru oleh anak-anak di sekolah rakyat," ucapnya. 

Hingga kini terdapat sebanyak 172 titik gedung permanen dan gedung sementara SR. Menurut dia, gedung-gedung permanen tersebut sarana-sarananya sudah mencukupi untuk menerima siswa baru, sementara yang gedung lama belum mencukupi untuk bisa menerima siswa baru. 

"Jadi ada seribu lebih, baik tarunanya maupun pendampingnya. Masing-masing SR ada lima taruna pendamping," kata dia. 

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…