Siswa Kediri Belajar Sistem Listrik di Gardu Induk PLN Banaran Sejak Dini

Reporter : Wulansari
Siswa Kediri Belajar Sistem Listrik di Gardu Induk PLN Banaran. (Humas PLN UIT JBM)

Jurnas.net – Edukasi listrik tak lagi hanya lewat buku. Sebanyak 75 siswa MI Alam Succes School Center Kediri diajak melihat langsung “jantung” sistem kelistrikan saat mengunjungi Gardu Induk (GI) Banaran milik PT PLN (Persero).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PLN mendekatkan pemahaman tentang listrik sejak dini, bukan hanya sebagai kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai sistem besar yang membutuhkan pengelolaan dan keselamatan tinggi.

Baca juga: PLN Bangun Sistem Keamanan Sosial Listrik dari Desa, FKPM Jadi Benteng Awal Lindungi Objek Vital

Di lokasi gardu induk, siswa mendapatkan penjelasan langsung tentang bagaimana listrik disalurkan dari pembangkit hingga ke rumah-rumah. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan utama, seperti transformator, pemutus tenaga (circuit breaker), serta sistem proteksi jaringan.

Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan usia siswa, sehingga tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga memancing rasa ingin tahu mereka. Yang menarik, kunjungan ini juga menekankan aspek keselamatan. Sebelum memasuki area, seluruh siswa mendapatkan briefing ketat terkait standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mulai dari batas aman hingga larangan mendekati peralatan bertegangan tinggi.

Baca juga: Momentum Hari Kartini, Srikandi PLN Perkuat Kepedulian Lewat Posyandu Disabilitas di Malang

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa literasi kelistrikan perlu dibangun sejak usia sekolah. “PLN berkomitmen membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda agar memahami listrik tidak hanya sebagai energi, tetapi juga sebagai sistem yang harus dijaga bersama,” kata Ika, Selasa, 21 April 2026.

Menurutnya, edukasi langsung seperti ini memberi pengalaman berbeda dibanding pembelajaran di kelas, karena siswa dapat melihat secara nyata bagaimana listrik dikelola dan disalurkan. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penggunaan listrik secara aman dan bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: PLN Siagakan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim–Bali Selama Ramadan dan Idulfitri

PLN menilai, sinergi antara dunia pendidikan dan sektor ketenagalistrikan menjadi langkah strategis untuk membangun generasi yang tidak hanya melek energi, tetapi juga peduli terhadap keselamatan dan keberlanjutan sistem listrik di masa depan.

Editor : Risfil Athon

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru