Rakerwil PAN Jatim: Zulhas Bidik Tiga Besar pada Pemilu 2029

Reporter : Insani
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, mengobarkan semangat kader pada Rakerwil PAN Jatim di Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net — Ribuan kader dan relawan Partai Amanat Nasional (PAN) memadati Jatim Expo Surabaya dalam gelaran Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I sekaligus pelantikan pengurus DPW PAN Jawa Timur dan DPD PAN kabupaten/kota se-Jatim periode 2025-2030, Minggu malam, 10 Mei 2026.

Mengusung tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat”, kegiatan berlangsung semarak dengan nuansa budaya khas Jawa Timur. Ratusan penari tradisional, iringan gamelan, hingga pembagian doorprize bernilai ratusan juta rupiah, turut memeriahkan acara yang dihadiri sekitar 5.000 kader dan relawan PAN dari berbagai daerah.

Baca juga: Dana Hibah Parpol Jatim 2026 Naik Jadi Rp165 Miliar, PKB Tertinggi dan PSI Terendah

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, sejumlah kepala daerah, tokoh partai politik, serta para kiai dan pimpinan pondok pesantren dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Dalam pidatonya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi untuk memperbesar kekuatan PAN di Jawa Timur. Ia membakar semangat kader agar memiliki optimisme tinggi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Menurut Zulhas, keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh strategi politik, tetapi juga kemampuan pemimpin memilih sumber daya manusia terbaik dalam organisasi.

“Saya belajar banyak dari Pak Prabowo. Kata beliau, good leader itu pemimpin yang bisa mengatur siasat dan strategi. Great leader adalah pemimpin yang punya logistik besar. Tapi yang terbaik adalah brilliant leader, yaitu pemimpin yang bisa memilih orang-orang hebat,” kata Zulhas, disambut tepuk tangan ribuan kader.

Ia menilai organisasi akan tumbuh kuat apabila diisi figur-figur yang tepat. Sebaliknya, partai akan kehilangan energi apabila salah menentukan orang dalam struktur kepemimpinan.

Di hadapan ribuan kader, Zulhas juga beberapa kali memancing semangat peserta dengan yel-yel kemenangan PAN di Jawa Timur. Ia menanyakan kesiapan kader untuk membawa PAN menjadi salah satu kekuatan utama politik di provinsi ini. “Kalau partai lain bisa satu besar, dua besar, tiga besar, apakah PAN bisa tiga besar di Jawa Timur?,” serunya.

Baca juga: Kejati Jatim Sita Fortuner Kabid ESDM Hasil dari Uang Haram Perizinan Tambang

“Bisa,” jawab ribuan kader secara serempak.

Meski menekankan persaingan politik, Zulhas mengingatkan bahwa partai-partai lain bukan musuh, melainkan mitra dalam membangun demokrasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat. “Kita bersaing dalam rangka amar makruf nahi mungkar. Partai-partai lain itu sahabat perjuangan demokrasi,” tandas Zulhas.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadiq, menegaskan kepengurusan baru PAN Jatim akan bergerak cepat memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput. Menurut Rizki, seluruh kader PAN di Jawa Timur berada dalam satu garis perjuangan di bawah kepemimpinan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk memperbesar kekuatan partai di provinsi ini.

“Ikhtiar perjuangan gerak cepat bantu rakyat untuk mengibarkan panji-panji PAN di Jawa Timur akan dilakukan dengan semangat solidaritas bersama seluruh ketua DPD PAN se-Jawa Timur,” ujarnya.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Jatim, Ikut Kloter Perdana dari Surabaya

Ia mengatakan konsolidasi organisasi menjadi agenda utama kepengurusan baru. Penguatan struktur akan dilakukan mulai tingkat cabang, ranting, hingga tempat pemungutan suara (TPS). “Kita tahu tugas besar menanti. Ketua Umum telah memberi contoh melakukan safari ke seluruh daerah untuk mengingatkan pentingnya konsolidasi organisasi sampai tingkat kecamatan, desa, bahkan TPS,” katanya.

Rizki juga menekankan pentingnya pendekatan kultural dalam membangun PAN di Jawa Timur yang memiliki keragaman karakter masyarakat, mulai wilayah Arek, Madura, Pantura, Mataraman hingga Tapal Kuda. Menurutnya, keberagaman budaya tersebut menjadi kekuatan untuk membangun PAN sebagai partai yang inklusif dan dekat dengan masyarakat.

Selain memperkuat struktur internal, PAN Jatim juga menargetkan penguatan sinergi dengan ulama, habaib, organisasi keagamaan, pimpinan partai politik, serta pemerintah daerah di seluruh Jawa Timur. “Kami mohon doa restu para kiai, ulama, habaib, PW Muhammadiyah, PWNU dan seluruh tokoh masyarakat agar PAN Jawa Timur bisa memberi kontribusi lebih besar bagi pembangunan dan masyarakat Jawa Timur,” ucap Rizki.

Acara ditutup penuh semangat dan keakraban. Rizki menyampaikan apresiasi kepada ribuan relawan dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. “I love you full pokoknya semuanya," katanya, yang langsung disambut tepuk tangan dan sorak meriah kader PAN.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru