KAHMI Jatim Bidik Kehadiran Presiden Prabowo dan Tokoh Nasional pada Muswil 2026 di Trawas

Reporter : Insani
Sekretariat MW KAHMI Jawa Timur di Kota Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur terus mematangkan berbagai persiapan menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jawa Timur yang akan digelar pada 25-27 September 2026 di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Selain menyiapkan agenda organisasi dan konsolidasi alumni, panitia juga tengah menjajaki kehadiran sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Muswil KAHMI Jatim 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda terbesar alumni HMI di Jawa Timur. Tak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan organisasi, Muswil juga dirancang sebagai ruang konsolidasi pemikiran, penguatan jaringan alumni, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga forum lahirnya berbagai rekomendasi strategis untuk pembangunan daerah dan nasional.

Baca juga: KAHMI Jatim Usung Semangat Gerbang Baru Nusantara, Muswil 2026 Fokus Lahirkan Gagasan Perubahan

Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Timur, Agus M. Fauzi, mengatakan panitia saat ini masih melakukan komunikasi dan kalkulasi terkait tokoh-tokoh nasional yang akan diundang dalam Muswil mendatang. Nama Presiden RI  menjadi salah satu figur yang masuk dalam pembahasan panitia.

Menurut Agus, peluang kehadiran Presiden Prabowo cukup terbuka mengingat Ketua Umum Partai Gerindra tersebut pernah menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI di Palu. Karena itu, panitia akan terus menjalin komunikasi dan melihat berbagai kemungkinan agar Presiden dapat hadir di tengah keluarga besar alumni HMI Jawa Timur.

"Nama Pak Prabowo memang sempat dibahas dalam rapat panitia. Saat ini kami masih mengkalkulasi berbagai kemungkinan dan peluang agar beliau dapat hadir pada Muswil KAHMI Jawa Timur di Trawas nanti. Jika memungkinkan dan tidak mengganggu agenda kenegaraan beliau, tentu kehadiran Presiden akan menjadi kehormatan bagi kami," kata Agus, Jumat, 5 Juni 2026.

Selain Presiden Prabowo, panitia juga tengah menjajaki kehadiran sejumlah tokoh nasional lain yang memiliki kedekatan dengan HMI maupun KAHMI. Di antaranya para menteri kabinet, pimpinan lembaga negara, anggota legislatif, kepala daerah, akademisi, pengusaha, serta alumni HMI yang kini berkiprah di berbagai sektor strategis.

Agus menegaskan, bahwa kehadiran para tokoh nasional tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan acara. Lebih dari itu, KAHMI Jatim ingin menghadirkan figur-figur yang mampu memberikan inspirasi, motivasi, dan perspektif baru bagi para alumni maupun generasi muda.

"Kami ingin Muswil ini menjadi forum yang kaya gagasan. Karena itu kami berharap para alumni HMI yang saat ini berada di pemerintahan, legislatif, dunia usaha, maupun sektor profesional dapat hadir untuk berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada peserta Muswil," katanya.

Muswil KAHMI Jawa Timur diperkirakan akan diikuti sekitar 300 peserta resmi, berasal dari seluruh Majelis Daerah (MD) KAHMI se-Jawa Timur. Mereka terdiri dari delegasi daerah, unsur KORHATI, pengurus wilayah, serta perwakilan Majelis Nasional KAHMI.

Baca juga: KAHMI Jatim Gelar Lomba Karya Ilmiah dan Desain Logo Muswil 2026, Ajak Pelajar hingga Alumni Beradu Gagasan

Namun, jumlah kehadiran diprediksi jauh lebih besar. Panitia memperkirakan ribuan alumni HMI akan hadir karena sejumlah kegiatan pendukung juga akan digelar secara terbuka. Di antaranya gathering alumni pada hari pertama, pameran dan business matching UMKM, forum diskusi kebangsaan, hingga kegiatan jalan sehat yang akan melibatkan masyarakat umum.

"Kalau peserta resmi sekitar 300 orang. Tetapi kalau seluruh rangkaian kegiatan digelar, jumlah yang hadir bisa mencapai ribuan orang karena ada gathering alumni dan berbagai agenda terbuka lainnya," jelas Agus.

Muswil Jadi Ajang Konsolidasi dan Regenerasi Kepemimpinan

Selain menghadirkan tokoh nasional, Muswil juga menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi melalui pemilihan Presidium MW KAHMI Jawa Timur periode berikutnya.

Saat ini, lanjut Agus, Steering Committee (SC) masih menyusun mekanisme pencalonan dan tata cara pendaftaran calon presidium. Setelah rangkaian Gebyar Muharam selesai digelar, panitia akan meluncurkan secara resmi tahapan Muswil sekaligus membuka proses pendaftaran.

Baca juga: KAHMI Jatim Perkuat Konsolidasi Jelang Muswil 2026, Trawas Mojokerto Siap Jadi Episentrum Alumni HMI

Calon presidium dapat diusulkan oleh Majelis Daerah (MD) KAHMI maupun mendaftarkan diri secara personal. Namun setiap kandidat tetap harus memperoleh dukungan dari MD KAHMI sebagai syarat pencalonan.

Menurut Agus, proses regenerasi kepemimpinan harus berjalan secara demokratis, terbuka, dan mampu melahirkan figur yang memiliki kapasitas untuk membawa organisasi semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman.

Dengan berbagai agenda strategis yang disiapkan, Muswil KAHMI Jawa Timur 2026 di Trawas diproyeksikan menjadi momentum besar bagi konsolidasi alumni HMI sekaligus forum bertemunya para tokoh nasional, pemimpin daerah, akademisi, dan pelaku usaha dalam membahas masa depan pembangunan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

"Muswil bukan hanya soal memilih pimpinan baru, tetapi bagaimana memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas kontribusi alumni, dan menyiapkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan Jawa Timur maupun Indonesia ke depan," pungkasnya.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru