Perkuat Kepatuhan Pajak, GP Ansor Jatim Kolaborasi dengan DJP Edukasi Kader dan UMKM

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
GP Ansor Jatim Kolaborasi dengan DJP untuk edukasi kader dan UMKM. (istimewa)
GP Ansor Jatim Kolaborasi dengan DJP untuk edukasi kader dan UMKM. (istimewa)

Jurnas.net – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur resmi menjalin kemitraan strategis dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I dalam upaya meningkatkan literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Edukasi dan Pendampingan Administrasi Perpajakan dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Perpajakan yang berlangsung di Kantor Kanwil DJP Jawa Timur I, Jalan Jagir Wonokromo Nomor 104, Surabaya, Selasa, 14 Juli 2026.

Dokumen kerja sama ditandatangani Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Max Darmawan, bersama Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen membangun budaya sadar pajak melalui pendekatan edukatif.

Program yang disiapkan tidak hanya menyasar kader GP Ansor, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta badan usaha yang berada di lingkungan organisasi. Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan edukasi dan sosialisasi perpajakan, pendampingan administrasi perpajakan, hingga berbagai kegiatan kolaboratif yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban perpajakan.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, mengatakan bahwa literasi perpajakan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar hukum sekaligus memiliki tanggung jawab sebagai warga negara. "Kesadaran membayar pajak tidak lahir karena adanya sanksi, tetapi tumbuh dari pemahaman. Karena itu, literasi perpajakan harus menjadi gerakan bersama agar masyarakat memahami bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa," kata Safril.

Menurut dia, jaringan GP Ansor yang tersebar hingga tingkat desa menjadi modal penting untuk memperluas edukasi perpajakan kepada masyarakat. "Kami ingin kader Ansor menjadi bagian dari solusi. Mereka tidak hanya menjadi warga negara yang patuh pajak, tetapi juga mampu menjadi penggerak literasi perpajakan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, kepatuhan perpajakan dapat tumbuh sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban administratif," katanya.

Musaffa menambahkan, kerja sama tersebut juga akan memberikan manfaat langsung bagi kader yang bergerak di sektor usaha, khususnya UMKM. Melalui edukasi dan pendampingan administrasi perpajakan, pelaku usaha diharapkan mampu menerapkan tata kelola yang lebih baik, meningkatkan kredibilitas usaha, sekaligus memperkuat daya saing.

Dalam implementasinya, Kanwil DJP Jawa Timur I akan memberikan dukungan berupa edukasi, sosialisasi, konsultasi, serta pendampingan administrasi perpajakan. Sementara itu, PW GP Ansor Jawa Timur akan mengoptimalkan jaringan organisasi hingga tingkat cabang, anak cabang, dan ranting agar program menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Bagi GP Ansor Jawa Timur, penguatan literasi perpajakan menjadi bagian dari upaya membangun kader yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki kapasitas tata kelola yang baik, serta mampu berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional. Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi berharap dapat mendorong lahirnya ekosistem masyarakat yang semakin sadar pajak, tertib administrasi, serta memiliki semangat gotong royong dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Berita Terbaru

PCNU Garut Tegaskan Tetap Dukung Said Aqil sebagai Rais Aam PBNU

PCNU Garut Tegaskan Tetap Dukung Said Aqil sebagai Rais Aam PBNU

Jumat, 28 Agu 2026 16:29 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:29 WIB

Jurnas.net — Dukungan terhadap KH Said Aqil Siroj untuk kembali menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) muncul dari jajaran Syuriah P…

18.680 Lembar Uang Palsu Rupiah Dimusnahkan BI DIY

18.680 Lembar Uang Palsu Rupiah Dimusnahkan BI DIY

Jumat, 28 Agu 2026 15:34 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPwBI DIY) memusnahkan belasan ribu lembar uang palsu rupiah. Pemusnahan itu dilakukan…

SIER Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT, Ada 9,5 Ton Beras hingga 1.100 Porsi Makanan

SIER Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT, Ada 9,5 Ton Beras hingga 1.100 Porsi Makanan

Jumat, 28 Agu 2026 13:03 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 13:03 WIB

Jurnas.net — Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong keluarga besar holding kawasan industri bergerak bersama. PT D…

Muktamar NU ke-35 di Jombang, PKS Jatim Dorong Penguatan Khidmah dan Persaudaraan Kebangsaan

Muktamar NU ke-35 di Jombang, PKS Jatim Dorong Penguatan Khidmah dan Persaudaraan Kebangsaan

Jumat, 28 Agu 2026 12:40 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 12:40 WIB

Jurnas.net — Kehadiran Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf (AMY) bersama Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana dalam pembukaan M…

Ribuan Orang Ikuti BrookFarm Almond Run 2026, Gaya Hidup Fit Makin Diminati

Ribuan Orang Ikuti BrookFarm Almond Run 2026, Gaya Hidup Fit Makin Diminati

Jumat, 28 Agu 2026 09:37 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 09:37 WIB

Jurnas.net — Lebih dari 5.000 pelari memadati Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dalam gelaran BrookFarm Almond Run 2026. Peserta berasal d…

Musda VII Demokrat Jatim Digelar 28-29 Agustus, 40 Pemilik Suara Tentukan Ketua Baru

Musda VII Demokrat Jatim Digelar 28-29 Agustus, 40 Pemilik Suara Tentukan Ketua Baru

Kamis, 27 Agu 2026 22:33 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 22:33 WIB

Jurnas.net -- Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Demokrat Jawa Timur akan digelar di Novotel Samator pada 28-29 Agustus 2026. Sebanyak 38 Ketua DPC Partai…