Raline Shah Kagumi Digitalisasi Banyuwangi, Sebut Layak Jadi Contoh Nasional

Reporter : Wulansari
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima artis sekaligus Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net – Kunjungan artis sekaligus Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, ke Banyuwangi meninggalkan kesan mendalam. Selama empat hari berada di ujung timur Pulau Jawa, Raline tidak hanya menikmati pesona wisata daerah berjuluk The Sunrise of Java itu, tetapi juga mempelajari langsung transformasi digital yang diterapkan dalam tata kelola pemerintahan Banyuwangi.

Menurut Raline, Banyuwangi berhasil menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun daerah secara berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.

Baca juga: Raline Shah Terpukau Pesona Banyuwangi, Sebut Kawah Ijen dan Budaya Osing Layak Mendunia

“Saya senang berada di Banyuwangi. Saya belajar banyak tentang leadership dan bagaimana mengembangkan sebuah daerah secara organik dengan passion, perencanaan yang matang, berkelanjutan, dan memanfaatkan teknologi informasi secara efektif,” kata Raline saat berdiskusi dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Rabu, 17 Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Raline melihat langsung berbagai inovasi digital yang dikembangkan Pemkab Banyuwangi melalui Lounge Pelayanan Publik. Di lokasi itu, ia mempelajari berbagai sistem yang terintegrasi untuk mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelayanan pemerintahan.

Salah satu program yang menarik perhatiannya adalah UGD Kemiskinan, sebuah sistem yang mengintegrasikan data kependudukan untuk mempercepat penanganan warga miskin secara tepat sasaran. Selain itu, terdapat pula e-monitoring system yang memungkinkan pemantauan proyek pembangunan secara daring dan real time sehingga meningkatkan transparansi serta pengawasan publik.

Raline juga meninjau implementasi program Smart Kampung yang selama ini menjadi salah satu inovasi unggulan Banyuwangi. Program tersebut memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan publik melalui satu platform digital, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, layanan kesehatan dan pendidikan, bantuan sosial, hingga akses pemantauan CCTV secara langsung.

Baca juga: Santai Seaplane Buka Home Base di Banyuwangi, Perkuat Posisi sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

“Keren. Satu aplikasi bisa memangkas birokrasi dan mempermudah masyarakat mengurus berbagai kebutuhan layanan publik. Menurut saya, Banyuwangi layak menjadi studi kasus bagi daerah-daerah lain di Indonesia,” kata Raline.

Menurutnya, keberhasilan Banyuwangi dalam membangun ekosistem pemerintahan digital tidak terlepas dari kepemimpinan daerah yang memiliki visi jelas serta konsisten dalam menjalankan transformasi birokrasi. Raline secara khusus mengapresiasi kepemimpinan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang dinilai mampu melanjutkan dan memperkuat berbagai program inovatif berbasis pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

“Ini menjadi inspirasi bagi saya. Leadership yang kuat terbukti mampu mengubah daerah menjadi lebih maju dan lebih baik. Mulai dari kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat lokal, penguatan layanan publik berbasis digital, hingga dukungan terhadap sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Baca juga: Sekolah Rakyat Banyuwangi Hampir Rampung, Siap Tampung 1.000 Siswa dari SD hingga SMA

Bagi Raline, Banyuwangi menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mempercepat pelayanan, dan menciptakan pemerintahan yang lebih efektif, transparan, serta inklusif.

Selama berada di Banyuwangi pada 12-15 Juni 2026, Raline menjalani sejumlah agenda, mulai menjadi pembicara dalam kegiatan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards ke-17, mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan, hingga meninjau langsung implementasi digitalisasi pelayanan publik yang telah menjadi salah satu identitas Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir.

Editor : Andi Setiawan

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru