Perkuat Kepatuhan Pajak, GP Ansor Jatim Kolaborasi dengan DJP Edukasi Kader dan UMKM

Reporter : Insani
GP Ansor Jatim Kolaborasi dengan DJP untuk edukasi kader dan UMKM. (istimewa)

Jurnas.net – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur resmi menjalin kemitraan strategis dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I dalam upaya meningkatkan literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Edukasi dan Pendampingan Administrasi Perpajakan dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Perpajakan yang berlangsung di Kantor Kanwil DJP Jawa Timur I, Jalan Jagir Wonokromo Nomor 104, Surabaya, Selasa, 14 Juli 2026.

Baca juga: Tak Cukup Sita 3,37 Ton Ganja, Ansor Bawean Minta Jaringan Narkoba Diburu hingga Tuntas

Dokumen kerja sama ditandatangani Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Max Darmawan, bersama Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen membangun budaya sadar pajak melalui pendekatan edukatif.

Program yang disiapkan tidak hanya menyasar kader GP Ansor, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta badan usaha yang berada di lingkungan organisasi. Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan edukasi dan sosialisasi perpajakan, pendampingan administrasi perpajakan, hingga berbagai kegiatan kolaboratif yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban perpajakan.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, mengatakan bahwa literasi perpajakan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar hukum sekaligus memiliki tanggung jawab sebagai warga negara. "Kesadaran membayar pajak tidak lahir karena adanya sanksi, tetapi tumbuh dari pemahaman. Karena itu, literasi perpajakan harus menjadi gerakan bersama agar masyarakat memahami bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa," kata Safril.

Baca juga: LBH Ansor Bawean Gelar Isbat Nikah Massal, Bantu Warga Dapatkan Legalitas Pernikahan

Menurut dia, jaringan GP Ansor yang tersebar hingga tingkat desa menjadi modal penting untuk memperluas edukasi perpajakan kepada masyarakat. "Kami ingin kader Ansor menjadi bagian dari solusi. Mereka tidak hanya menjadi warga negara yang patuh pajak, tetapi juga mampu menjadi penggerak literasi perpajakan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, kepatuhan perpajakan dapat tumbuh sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban administratif," katanya.

Musaffa menambahkan, kerja sama tersebut juga akan memberikan manfaat langsung bagi kader yang bergerak di sektor usaha, khususnya UMKM. Melalui edukasi dan pendampingan administrasi perpajakan, pelaku usaha diharapkan mampu menerapkan tata kelola yang lebih baik, meningkatkan kredibilitas usaha, sekaligus memperkuat daya saing.

Baca juga: GP Ansor Bawean Bangun Ekonomi Desa Lewat Program 'Ansor Bertani'

Dalam implementasinya, Kanwil DJP Jawa Timur I akan memberikan dukungan berupa edukasi, sosialisasi, konsultasi, serta pendampingan administrasi perpajakan. Sementara itu, PW GP Ansor Jawa Timur akan mengoptimalkan jaringan organisasi hingga tingkat cabang, anak cabang, dan ranting agar program menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Bagi GP Ansor Jawa Timur, penguatan literasi perpajakan menjadi bagian dari upaya membangun kader yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki kapasitas tata kelola yang baik, serta mampu berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional. Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi berharap dapat mendorong lahirnya ekosistem masyarakat yang semakin sadar pajak, tertib administrasi, serta memiliki semangat gotong royong dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Editor : Andi Setiawan

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru