Jurnas.net - Pekan Olahraga dan Seni Kereta Api (Porseni KA) 2026 telah tuntas diselenggarakan di Kota Yogyakarta. Mengusung tema spirit competition, power of sustainability, kegiatan dua tahunan ini berlangsung pada 13–16 Juli 2026 dengan diikuti 1.632 peserta, melalui 9 cabang olahraga, 2 cabang seni dan 17 kontingen, termasuk kontingen yang berasal dari Daop 6 Yogyakarta.
Pada ajang itu 2026, kontingen Yogyakarta berhasil meraih predikat juara umum. Rinciannya menorehkan prestasi gemilang dengan perolehan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan keberhasilan penyelenggaraan PORSENI KA 2026 merupakan hasil kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak. Rangkaian Porseni KA 2026 dipusatkan di sejumlah venue olahraga dan seni, dengan acara penutupan yang berlangsung di Gedung Olah Raga Universitas Negeri Yogyakarta (GOR UNY) pada Kamis, 16 Juli 2026.
Penutupan Kegiatan Porseni Kereta Api dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat, didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin beserta jajaran Komisaris dan Direksi KAI.
"Porseni KA merupakan momentum yang sangat dinantikan oleh insan KAI. Pada tahun ini kontingen Yogyakarta berhasil meraih predikat juara umum setelah menorehkan prestasi gemilang dengan perolehan 2 medali emas untuk seni tari dan bola volly, 2 medali perak untuk tenis meja dan sepak bola, dan 1 medali perunggu untuk e-sport," kata Feni pada Jumat, 17 Juli 2026.
Selain menjadi ajang untuk mengembangkan potensi olahraga dan seni, kegiatan ini disebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat kolaborasi antarinsan KAI dari seluruh Indonesia. Menurutnya, semangat yang dibangun dalam Porseni KA tidak hanya tercermin melalui kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga melalui nilai-nilai sportivitas, fair play, kekompakan, dan kebersamaan.
"Melalui kegiatan ini, insan KAI dapat meningkatkan tali silaturahmi, bertukar pengalaman, dan membangun sinergi yang lebih kuat. Semangat kompetisi yang sehat diharapkan dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga insan KAI semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Feni.
Porseni KA diselenggarakan setiap dua tahun sebagai wadah bagi insan KAI untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga serta seni. Selain meningkatkan kebugaran dan kreativitas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya perusahaan yang positif melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi.
"Dengan berakhirnya ajang ini, semangat sportivitas, persaudaraan, dan kolaborasi diharapkan terus tumbuh di seluruh insan KAI. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan positif yang dapat memperkuat engagement, kebersamaan, serta semangat kolaborasi seluruh insan perusahaan dalam mendukung terwujudnya layanan transportasi kereta api yang semakin baik," jelasnya.
Editor : A. Mustaqim