Hari Keempat Pencarian KMN Fatma Jaya I, Basarnas Perluas Koordinasi hingga Perairan Jawa Tengah

Reporter : Dadang
Basarnas Surabaya melanjutkan pencarian Kapal Motor Nelayan (KMN) Fatma Jaya I yang hilang kontak di perairan Bawean. (Humas Basarnas Surabaya)

Jurnas.net – Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap Kapal Motor Nelayan (KMN) Fatma Jaya I yang dilaporkan hilang kontak di perairan barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, sejak Selasa (28/7/2026). Memasuki hari keempat, Jumat, 31 Juli 2026, Basarnas mengoptimalkan pencarian melalui sistem e-broadcast dan memperluas koordinasi hingga wilayah perairan Jawa Tengah berdasarkan prediksi pergerakan kapal.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan upaya pencarian kini difokuskan pada penyebaran informasi kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar area pencarian melalui jaringan satelit INMARSAT.

Baca juga: Hari Ketiga Pencarian KMN Fatma Jaya 1, Tim SAR Sisir Perairan Barat Pulau Bawean Seluas 50 Mil Laut

Melalui sistem e-broadcast, Basarnas mengirimkan informasi mengenai ciri-ciri KMN Fatma Jaya I beserta koordinat terakhir kapal terdeteksi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pencarian dengan melibatkan kapal niaga, kapal nelayan, maupun unsur maritim lainnya yang berada di sekitar lokasi.

"Melalui e-broadcast, informasi mengenai ciri-ciri kapal dan koordinat terakhir terus kami sebarkan kepada seluruh kapal yang melintas agar apabila ada yang melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan kapal dapat segera melaporkannya kepada petugas," kata Nanang.

Nanang menjelaskan, berdasarkan analisis menggunakan aplikasi SAR Maps, yang memperhitungkan arah angin dan pergerakan arus laut, posisi KMN Fatma Jaya I diperkirakan telah bergeser ke wilayah perairan utara Tuban hingga perairan Jawa Tengah. Atas dasar prediksi tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang serta sejumlah instansi maritim di wilayah Jawa Tengah untuk memperluas area pencarian.

Baca juga: Basarnas Surabaya Sisir Area Baru Sejauh 157 Mil Laut, KMN Entok Masih Belum Ditemukan

Di saat bersamaan, personel Unit Siaga SAR Lamongan juga melakukan koordinasi dengan instansi maritim di Kabupaten Lamongan dan Tuban guna mengoptimalkan pencarian di sepanjang jalur yang diperkirakan dilalui kapal. "Prediksi dari SAR Maps menjadi salah satu dasar kami dalam menentukan arah pencarian berikutnya. Karena itu, koordinasi dengan Kantor SAR Semarang dan unsur maritim di wilayah Jawa Tengah kami lakukan agar proses pencarian dapat berlangsung lebih efektif," katanya.

Nanang menambahkan, KN SAR 249 Permadi yang sebelumnya melakukan penyisiran di perairan sekitar Pulau Bawean telah kembali ke Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Kamis (30/7/2026) sore untuk melakukan pengisian bahan bakar. Karena masih dilakukan penyesuaian strategi pencarian berdasarkan perkembangan di lapangan, kapal tersebut belum kembali diberangkatkan pada Jumat.

"Untuk hari Jumat ini kami memang belum menggerakkan KN SAR Permadi kembali untuk pencarian. Namun, bukan berarti pencarian dihentikan. Kami tetap mengoptimalkan pencarian melalui e-broadcast serta memperkuat koordinasi dengan seluruh potensi SAR matra laut yang ada," jelas Nanang.

Baca juga: Tim SAR Evakuasi Jenazah Lansia dari Sumur 40 Meter di Sumenep, Sempat Dilaporkan Hilang Dua Hari

Sejak operasi pencarian dimulai setelah KMN Fatma Jaya I dilaporkan hilang kontak di perairan barat Pulau Bawean, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun awaknya. Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan hasil analisis pergerakan arus, kondisi cuaca, serta informasi yang diterima dari kapal-kapal maupun instansi maritim yang terlibat dalam pencarian.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat ditemukannya KMN Fatma Jaya I beserta seluruh awak kapal sehingga proses evakuasi dapat segera dilakukan apabila ditemukan.

Editor : Risfil Athon

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru