Beban Listrik di Jawa Timur Meningkat 30 Persen Pasca Lebaran 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas PLN UID Jatim memantau kelistrikan di wilayahnya. (Dok: Humas PLN UID Jatim)
Petugas PLN UID Jatim memantau kelistrikan di wilayahnya. (Dok: Humas PLN UID Jatim)

Jurnas.net - PT PLN (Persero) mencatat pemakaian listrik di Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 30,17 persen atau 5.863 megawatt (MW) pada tanggal (17/4) lalu yang bertepatan dengan H+7 lebaran. Sebelumnya beban puncak kelistrikan saat Hari Raya Idul Fitri 2024 mencapai 4.504 MW dengan daya mampu pasok sebesar 9.999 MW.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo, menyampaikan konsumsi listrik pada periode Idul Fitri 1445 H menurun salah satunya dikarenakan banyak industri dan bisnis yang tutup dan tidak beroperasi. Apalagi di wilayah-wilayah industri seperti Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan Surabaya.

"Pada hari H lebaran beban puncak malam sebesar 4.504 MW, meningkat 1,53% jika dibandingkan momen lebaran tahun lalu. Namun jika dibandingkan hari biasa beban listrik turun hingga 29,7%. Penurunan konsumsi listrik di Jawa Timur disebabkan karena banyak Industri dan bisnis yang libur tidak beroperasi selama hari raya, dan saat ini mereka sudah beroperasi normal kembali," kata Agus, Kamis, 18 April 2024.

Baca Juga : Strategi PLN Percepat NZE di Jatim Untuk Wujudkan Transisi Energi Berkeadilan

Dari total 13,823,475 pelanggan PLN di Jawa Timur, saat ini sebanyak 5,48% (757.234 pelanggan) merupakan golongan tarif Bisnis dan 0,92% (127.664 pelanggan) merupakan golongan tarif Industri. Walaupun secara jumlah pelanggan sedikit, namun jika dilihat dari kebutuhan daya tersambungnya pelanggan Industri berkontribusi 30,8% (7.812 MVA) dan pelanggan Bisnis 16,91% (4,289 MVA) dari daya tersambung total sebesar 25.539 MVA.

Dalam mengamankan pasokan listrik Idul Fitri 1445 H, sebelumnya PLN telah menetapkan masa siaga pada tanggal 3 hingga 19 April 2024. Sejumlah 4.782 personel disiagakan 24 jam menjaga pasokan listrik yang tersebar pada 144 posko di seluruh Jawa Timur. Para personel juga dibekali dengan peralatan dan armada pendukung, berupa 88 unit genset, 49 unit UPS (Uninterruptible Power Supply), 199 UGB (Unit Gardu Bergerak), 14 crane, 1 mini scada mobile dan peralatan lainnya.

Tak hanya itu, untuk mengakomodir meningkatnya jumlah kendaraan listrik, PLN juga telah mensiagakan 126 Unit SPKLU di 56 titik lokasi sepanjang jalan tol dan trans Jawa Timur. Masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat dengan menggunakan informasi SPKLU yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …