Awas! Tiga Sapi Kurban di Sidoarjo Terjangkit PMK

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo memeriksa hewan kurban. (Istimewa)
Petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo memeriksa hewan kurban. (Istimewa)

Jurnas.net - Tiga sapi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terpapar Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Ini diketahui setelah Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo, melakukan sidak ke sejumlah penjual hewan kurban di wilayahnya.

"Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di wilayah Kecamatan Buduran, kami menemukan tiga hewan kurban bergejala terjangkit PMK ringan," kata Kabid Produksi Peternakan Dispaperta Kabupaten Sidoarjo, Tony Hartono, Kamis, 13 Juni 2024.

Sementara sapi yang terpapar PMK, kata Tony, petugas kemudian memberikan vitamin melalui suntikan, dan pengobatan melalui mulutnya. "Kalau masih gejala PMK ringan sebaiknya hewan kurban tersebut alangkah baik jangan dijualbelikan, harus dilakukan perawatan," katanya.

Baca Juga : Hewan Kurban Masuk RPH Surabaya Wajib Dilengkapi SKKH Guna Antisipasi PMK

Akibat tiga sapi terjangkit PMK, lanjut Tony, dua sapi lainnya juga ikut tertular. Pihaknya pun langsung menerjunkan petugas, untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban di 31 titik di 18 Kecamatan di Sidoarjo.

"Jadi, selain ada tiga sapi yang bergejala terjangkit PMK ringan, ditemukannya juga dua sapi yang belum poel, atau dewasa," ujarnya.

Tony mengimbau bagi pedagang hewan kurban dari luar daerah ke Sidoarjo, harus disertai surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Ini untuk memastikan hewan yang masuk ke Sidoarjo dalam kondisi sehat.

"Kami sarankan bagi calon pembeli disarankan membeli hewan kurban di titik-titik penjualan yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Sidoarjo," pungkasnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…