Aktivis Surabaya Rakor Mencari Sosok Calon Walikota Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Koordinasi (Rakor) Aktivis Surabaya Menyongsong Pilkada Surabaya 2024. (Istimewa)
Rapat Koordinasi (Rakor) Aktivis Surabaya Menyongsong Pilkada Surabaya 2024. (Istimewa)

Jurnas.net - Sebanyak ratusan orang gabungan dari pengurus Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Kepemudaan (OKP) serta para tokoh masyarakat Madura dan tokoh masyarakat Surabaya, menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Aktivis Surabaya Menyongsong Pilkada Surabaya 2024.

Rapat Koordinasi Aktivis Surabaya menyongsong Pilkada Surabaya 2024, dengan mengambil tema “MENCARI SOSOK CALON WALIKOTA SURABAYA YANG MENDUNIA”, bertempat di Resto Mahameru Jl. Diponegoro No.159 Surabaya. Sabtu 06 Juli 2024.Koordinator Pelaksana Kegiatan H. Abdul Malik AR., S.H. yang juga merupakan Ketua Umum Ormas Madura terbesar “AIR LAUT INDONESIA” mengatakan bahwa, tujuan dari Rapat Koordinasi Aktivis Surabaya menyongsong Pilkada Surabaya 2024 adalah mencari parameter Sosok Calon Walikota Surabaya yang akan diusung pada Pilkada Surabaya 2024.

"Adapun tujuan dari Rapat Koordinasi Aktivis Surabaya yakni untuk mencari parameter, masukan, usulan kritik dan saran-saran dari para rekan-rekan Aktivis Surabaya terkait sosok ideal untuk calon Walikota Surabaya yang akan didukung dan diusung pada Pilkada 2024,” kata Abdul Malik.

Malik menjelaskan Aktivis Surabaya merupakan gabungan relawan Madura dan Surabaya yang terstruktur di 31 Kecamatan, 154 Kelurahan. "Dan kami siap untuk digerakkan di 9.125 RT, dan 1.364 RW ke sebanyak 500 TPS pada PILKADA 2024 dengan target dukungan perolehan suara sebanyak 30 % suara pemilih,” katanya.

Aktivis Surabaya, kata Malik, juga merupakan gabungan relawan Madura dan Surabaya yang terstruktur dan merupakan denyut nadi rakyat yang berasal dan lahir dari rakyat,” ujarnya.

Baca Juga : Eri Cahyadi Bertekad Bangun Koalisi Gemuk Untuk Pilwali Surabaya 2024

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ormas Keluarga Oesman Bungkul (KOB) Iwan Virgianto mengungkapkan bahwa, pihaknya sangat mendukung kegiatan Rapat Koordinasi Aktivis Surabaya menyongsong Pilkada Surabaya 2024.

"Kami atas nama KOB sangat mendukung kegiatan ini, Karena dengan adanya kegiatan Rapat Koordinasi Aktivis Surabaya ini, Kami dapat memberi masukan-masukkan sekaligus memperjuangkan hak-hak para ahli waris dan atau warga Surabaya yang tanahnya secara sepihak diklaim oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Pemkot Surabaya, serta masalah Surat Hijau, 1 Rumah maksimal 3 KK, dan Pemlokiran KK warga Surabaya yang saat ini sedang viral di media sosial,” kata Iwan.

"Siapapun nantinya yang menjadi Walikota Surabaya dapat membenahi dan menyelesaikan sistim administrasi, birokrasi, pelayanan, dan keterbukaan informasi Pemkot Surabaya sehingga hal-hal semacam ini tidak terulang lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Garda Yudha Nusantara Kota Surabaya Athalariec Chandra Yahya menambahkan, “Melalui rapat kordinasi aktivis se-Surabaya semoga dapat menjaring dan menentukan parameter sosok calon pemimpin terbaik dari yang terbaik sehingga layak untuk memimpin Kota Surabaya kedepannya,” kata Athalariec.

Selain itu, Athalariec juga berpesan siapapun Sosok Calon Walokota Surabaya yang nantinya didukung tersebut, diharapkan dapat menjaga marwah Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan.

"Kami selaku aktivis Surabaya berpesan, Siapapun Sosok Walikota Surabaya yang nantinya diusung dari hasil rapat ini bisa menjaga marwah Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Sehingga Kota Surabaya semakin lebih dikenal dikancah dunia dan berimbas pada pendapatan asli daerah (PAD) serta kesejahteraan ekonomi warga Kota Surabaya pada khususnya,” pungkas Athalariec.

Berita Terbaru

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - Seorang lansia berinisial SYT, 64, warga Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi tersangka dugaan tindakan…

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Jurnas.net – PSIM Jogja genap menginjak usia ke-97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026. Momentum pertambahan umur ini dirayakan manajemen Laskar Mataram dengan m…

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Jurnas.net - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk subsidi pemerinta…

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jurnas.net — Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Kabupaten Ngawi tidak sekadar diisi dengan seremoni. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi b…