Ribuan Disabilitas Masuk DPT Pilkada Surabaya 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor KPU Kota Surabaya. (Istimewa)
Kantor KPU Kota Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Sebanyak 5.937 pemilih disabilitas telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) Surabaya Tahun 2024. Nantinya, ribuan pemilih itu akan menggunakan hak pilihnya di tiga tempat pemungutan suara (TPS) khusus yang telah disiapkan KPU Surabaya.

"Jumlah DPT khusus pemilih disabilitas di Pilkada Surabaya sebanyak 5.937 orang," kata Komisioner KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Naafilah Astri Swarist, Selasa, 29 Oktober 2024.

Naafilah menyebut pemilih disabilitas yang masuk DPT terdiri dari 6 kategori. Yaitu disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, disabilitas wicara, disabilitas sensorik rungu, dan disabilitas sensorik netra.

"Penyandang disabilitas paling banyak yaitu fisik dan sensorik wicara, baru ketiga mental. Rinciannya disabilitas fisik 1.873 orang, sensorik wicara 1.829, mental 1.106, sensorik netra 520, intelektual 357, dan sensorik rungu 252 orang," katanya.

Baca Juga : Ratusan Personel Polisi Dikerahkan Amankan Debat Pilkada Surabaya Lawan Kotak Kosong

KPU Surabaya telah menyiapkan tiga TPS khusus dari total 3.964 TPS di Surabaya pada pilkada 2024. Tiga TPS yang dimaksud itu berlokasi di Liponsos Keputih, Griya Werda Jambangan, lalu di Santo Yosep Sambikerep.

Naafilah memastikan TPS khusus itu nantinya akan dirancang ramah untuk segala jenis disabilitas. Salah satunya menyiapkan alat bantu template braille di TPS. Template braille berupa lembaran kertas dengan huruf braille dan lubang-lubang yang akan memudahkan pemilih disabilitas netra untuk mencoblos.

"Nanti Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dibimtek (dibimbing teknis), agar memeriksa kode pemilih disabilitas untuk menyesuaikan kebutuhan pemilih disabilitas, mendirikan TPS di lokasi datar, sehingga memudahkan pemilih disabilitas fisik," pungkasnya.

Berita Terbaru

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…