Gelar Doktor AHY Diakui Internasional, Emil Dardak: Paper Berkualitas Tinggi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pose bersama sahabat setelah resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil menyelesaikan Sidang Terbuka di Universitas Airlangga Surabaya. (Insani/Jurnas.net)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pose bersama sahabat setelah resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil menyelesaikan Sidang Terbuka di Universitas Airlangga Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Ketua DPD partai Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak menegaskan tidak perlu meragukan gelar doktor yang diperoleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Paper sudah direview oleh akademisi, tanpa tahu itu papernya siapa. Artinya, objektivitas tinggi dan itu di luar negeri, jurnal luar negeri. Ini sebabnya saya meyakini pihak Unair tidak ragu-ragu memberikan gelar doktor dengan nilai cumlaude," kata Emil, Selasa, 8 Oktober 2024.

Emil menjelaskan, karena untuk masuk dalam jurnal, agar artikel bisa dimuat harus memiliki kualitas tinggi. Jadi, pilar-pilarnya sudah solid dan sudah kuat.

"Saya pikir tidak ada pihak-pihak yang meragukan dari kualitas program doktor yang ditempuh dan ini kabar baik bagi kami. Pertama, saya tentu bangga dengan Mas AHY. Kedua, ini menunjukkan kampus Unair memiliki standar pendidikan yang tinggi. Jadi, ini kebanggaan bagi Pacitan, Jawa Timur dan Indonesia," ujarnya.

Baca Juga : SBY Tegaskan Tak Cawe-cawe Soal AHY Dapat Gelar Doktor

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil menyelesaikan Sidang Terbuka di Universitas Airlangga Surabaya, pada Senin (7/10/2024).

Ujian terbuka ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karir akademis dan politik AHY. Dalam disertasinya yang berjudul 'Transformational Leadership and Human Resources Orchestration towards Indonesia Emas 2045'.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…