Demokrat Tegaskan Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo: Bantah Isu AHY Maju Pilpres

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Demokrat Jatim di Surabaya. (Insani/Jurnas.net)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Demokrat Jatim di Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa isu Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan maju pada Pemilihan Presiden 2029 adalah kabar yang tidak benar. Ia memastikan, fokus Demokrat saat ini adalah bekerja untuk rakyat dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Tidak ada pembahasan Pilpres dalam forum kami. Demokrat berdiri teguh bersama pemerintahan Presiden Prabowo. Politik bagi kami adalah karya, bukan sekadar wacana,” kata Herman, dalam keterangan tertulisnya Kamis, 14 Agustus 2025.

Herman menyampaikan, di Jawa Timur, Demokrat juga berkomitmen mendukung penuh kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Menurutnya, menjaga popularitas dan eksistensi AHY bukanlah sinyal politik menuju Pilpres, melainkan energi pemersatu kader.

Ia memaparkan tiga misi besar yang menjadi pegangan kader Demokrat Jatim. Pertama, mengembalikan kejayaan partai seperti Pemilu 2009, dengan target yang realistis sesuai kondisi politik saat ini. Kedua, menjaga popularitas Ketua Umum sebagai simbol persatuan internal dan magnet elektoral.

Baca Juga : Demokrat Siapkan Tiga Misi Besar Menuju Pemilu 2029: Jatim Kunci Lumbung Suara

Ketiga, mendukung dan mensukseskan pemerintahan daerah maupun pusat, karena keberhasilan keduanya akan berdampak positif pada citra partai.

Herman juga menekankan pentingnya sinergi seluruh struktur partai dari DPD, DPC, hingga ranting. “Ini momentum kepentingan bersama menuju Pemilu 2029,” ujarnya.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Jemmy Setiawan, menegaskan hal serupa. Ia menekankan bahwa Rakerda Demokrat Jatim murni membahas program kerja satu tahun ke depan dan pemantapan mesin partai, bukan Pilpres.

“Kalau soal Emil Dardak untuk Pilgub Jatim, wajar dibicarakan karena ini forum provinsi. Tapi untuk Pilpres, jelas tidak dibahas. Itu ranah DPP dan diputuskan melalui forum besar seperti Munas atau Rakernas,” tegas Jemmy.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…