Walkot Surabaya Bantah 63 ASN Pemkot Surabaya Terima Bansos

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Jurnas.net/Amal)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Jurnas.net/Amal)

Jurnas.net - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, membantah 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Surabaya menerima bantuan sosial (bansos). Bahkan Eri menyebut 63 ASN itu bukan pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

"Kemarin di Surabaya ada 63 orang (ASN), tapi itu bukan Pemkot Surabaya. Saya gak tahu dari mana tugasnya 63 itu. Bukan nama ASN di Pemkot," kata Eri, Rabu, 20 September 2023.r

Eri menyebut 63 nama ASN itu merupakan hasil temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan berdomisili di Surabaya. Namun Eri bingung dengan nama-nama 63 ASN itu, karena bukan sebagai ASN Pemkot Surabaya.

"Di Surabaya bukan hanya ASN Pemkot, juga ada ASN dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah pusat. Yang 63 bukan Pemkot Surabaya, karena nama-nama itu tidak ada di Pemkot," katanya.

Eri memastikan ASN Pemkot Surabaya tidak akan menerima bansos. Mengingat sudah memiliki gaji UMR, tunjangan dan lainnya. "Insya Allah tidak ada," ujarnya.

Saat ini, lanjut Eri, pihaknya bersama DPRD Kota Surabaya akan menindaklanjuti data temuan KPK tersebut. "Insya Allah kita dengan DPRD akan mengundang dari kejaksaan dan kepolisian dengan apa yang disampaikan KPK terkait temuan itu," katanya.

Kedepannya, Eri mengatakan akan melakukan verifikasi ulang terkait data bansos di wilayahnya. Tujuannya agar bansos bagi warga tak mampu bisa tepat sasaran, dan dapat mengentaskan kemiskinan.

"Jangan sampai niat baik kita juga disalah gunakan. Karena DPRD dan pemkot berpikirnya bagaimana mengentaskan kemiskinan di Surabaya," ujarnya. (mal/red)

Tag :

Berita Terbaru

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Jurnas.net – Minat investor terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi di platform investasi PINTU meningkat sepanjang k…

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net — Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, membantah terlibat dalam kegiatan yang menjadi pokok perkara dugaan korupsi d…

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat koordinasi dengan pelanggan industri untuk menjaga keandalan …

Yayaya Fest, Festival Musik Bentuk Kepedulian Sosial-Lingkungan

Yayaya Fest, Festival Musik Bentuk Kepedulian Sosial-Lingkungan

Kamis, 22 Okt 2026 10:06 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:06 WIB

Jurnas.net - Sejumlah kalangan berkolaborasi menghadirkan Yayaya Fest 2026, sebuah festival musik yang memadukan hiburan dengan kepedulian terhadap isu sosial…