Dugaan Skandal Korupsi di Pusat Bisnis UINSA: Kejari Surabaya Selidiki Aliran Dana Rp4,7 Miliar

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya (Foto: Facebook.com/UIN Sunan Ampel Surabaya)
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya (Foto: Facebook.com/UIN Sunan Ampel Surabaya)

Jurnas.net - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya tengah menyelidiki dugaan korupsi penyalahgunaan dana di Pusat Bisnis Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan nilai temuan mencapai lebih dari Rp4,7 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana, membenarkan bahwa proses hukum tengah berjalan. “Kasus dimaksud masih dalam tahap penyelidikan,” kata Arya, saat dikonfirmasi pada Kamis, 24 Juli 2025.

Kasus ini mencuat usai Lembaga Anti Korupsi Jawa Corruption Watch (JCW) melaporkan dugaan penyimpangan tersebut kepada aparat penegak hukum pada Desember 2024. Dalam laporannya, JCW mengutip hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur tahun 2023, yang menyebutkan adanya penggunaan langsung pendapatan di luar mekanisme pengesahan resmi oleh Pusat Bisnis UINSA, senilai lebih dari Rp 4,7 miliar.

Tak hanya UINSA, JCW juga mengungkap pola serupa terjadi di sembilan satuan kerja lain di bawah Kementerian Agama, dengan total nilai penyimpangan mencapai lebih dari Rp 5,9 miliar.

Baca Juga : Wakil Rektor: Benar Video Mesum Viral Terjadi di UINSA

JCW menilai praktik tersebut merupakan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagai informasi, Pusat Bisnis UINSA dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 511/KMK.05/2009 yang memberikan status Badan Layanan Umum (BLU) kepada UINSA (saat itu IAIN Sunan Ampel) guna mengelola pendapatan non-APBN secara mandiri. Unit usaha ini bergerak di berbagai sektor, mulai dari retail, travel, katering, merchandise, manajemen properti, hingga perhotelan.

Namun, dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan dana bisnis kampus kini menjadi sorotan, seiring menguatnya desakan publik agar pengelolaan keuangan perguruan tinggi dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Berita Terbaru

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang…

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…