LDII Jatim Buka Suara Soal Dinasti Politik Jokowi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi. (Dok: Jurnas.net)
Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi, buka suara terkait dinasti politik yang saat ini lagi ramai khususnya tertuju kepada sanak saudara serta anak-anak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, sebenarnya kalau secara pandangan umat Islam, politik dinasti itu tidak ada. "Saya anggap itu tidak ada. Selama mereka mempunyai kemampuan. Jadi ujungnya adalah kemampuan," kata Amrodji, usai acara pra rakernas LDII di Surabaya, Selasa, 24 Oktober 2023.

Amrodji mengungkapkan, siapapun yang mau menjadi pemimpin itu harus mempunyai kemampuan. Contohnya, kalau menjadi Imam salat maka perlu dilihat bacaan Al Qurannya yang paling baik, pengetahuan tentang hukum bagaimana, masuk Islmanya yang paling dulu yang mana, dan paling terakhir adalah usia.

"Kalau masalah kenegaraan yang paling utama adalah bagaimana mereka mampu menyatukan bangsa kita yang majemuk," ucapnya.

Amrodji mengatakan, ketika di awal bangsa ini merdeka, muncul Pancasila, kalimat yang bisa mengumpulkan semua komponen bangsa dan sekarang itu menjadi dasar negara.

"Berarti nanti ini siapa pun pemimpinnya yang penting mampu menyatukan komponen bangsa dan jangan sampai ada istilah kadrun, cebong dan kampret. Itu hilang semuanya, jadi paska pemilu semuanya adalah saudara," ujarnya.

Dikonfirmasi mengenai sikap politik LDII Jatim di Pilpres 2024, Amrodji menyebut bahwa pihaknya bersikap netral aktif yang artinya bisa kemana-mana, tidak bisa diarahkan ke siapa pun atau ke pantai apapun.

"Yang jelas kita menginstruksikan seluruh warga LDII tidak diperbolehkan golput. Tetap harus menyampaikan atau menyalurkan hak suara kita untuk bangsa dan negara ini," ucapnya.

Selain itu, lanjut Amrodji, dalam rangkah rakernas LDIInpada 7-9 November mendatang di Jakarta, pihaknya akan mengundang ketiga capres yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto untuk bisa memberikan sambutannya termasuk materinya.

"Dan tentunya di sana nanti akan bisa diukur kemampuan dari ketiga capres. Dan ini sangat berpengaruh bagaimana warga LDII menilai. Karena pada saat rakernas nanti yang hadir adalah DPW LDII Jatim, DPW LDII se-Indonesia, juga ketua DPD LDII kabupaten/ kota," ujarnya. (Mal)

Berita Terbaru

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…