Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting bagi Laskar Mataram dalam mengevaluasi kinerja tim di tengah persaingan kompetisi.
Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno mengatakan keputusan itu diambil setelah jajaran manajemen melakukan eveluasi performa tim. PSIM baru saja menelan kelalahan 1-2 dari PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026.
"Saya dan PSIM memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala (Jean-Paul van Gastel)," kata Yuliana di Yogyakarta pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Keputusan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai sosok yang akan menangani PSIM untuk pertandingan selanjutnya. Manajemen perlu memastikan proses transisi kepelatihan berjalan dengan baik agar persiapan tim tidak terganggu.
"Kami masih harus mencari dulu calon penggantinya karena tidak mudah untuk mencari sosok itu," ujarnya.
Pergantian pelatih menjadi bagian penting dalam perjalanan PSIM menghadapi kompetisi usai tak pernah menang dalam lima laga awal kompetisi Super League. Dukungan suporter dan konsistensi performa pemain akan menjadi faktor yang turut menentukan langkah Laskar Mataram selanjutnya.
Manajer Tim PSIM, Iksan Mahar meminta para suporter tetap memberikan dukungan pada tim. Ia berharap tim segara bisa bangkit dari masa sulit.
"Kami berharap para suporter terus memberikan dukunga ke PSIM apapun yang terjadi," kata Iksan.
Editor : A. Mustaqim