Jadi Korban Sekaligus Penolong, Kisah 30 Prajurit TNI di Banjir Aceh Tamiang

author Andi Setiawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu perajurit jadi korban sekaligus penolong korban bencana di Tamiang Aceh. (Humas BKP RI)
Salah satu perajurit jadi korban sekaligus penolong korban bencana di Tamiang Aceh. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Air datang tanpa aba-aba. Dalam hitungan jam, banjir bandang menyapu barak Kompi Senapan A Batalion Infanteri 111 Karung Bakti, Aceh Tamiang. Rumah dinas yang selama ini menjadi tempat pulang prajurit dan keluarganya berubah menjadi kubangan lumpur. Malam itu, para prajurit tak sempat memilih apa yang harus diselamatkan selain nyawa.

Sebanyak 30 prajurit bersama keluarga terpaksa mengungsi. Tak ada waktu mengamankan kendaraan, perabot rumah tangga, atau pakaian. Yang tersisa hanyalah seragam yang melekat di badan dan beberapa dokumen penting yang sempat diraih sebelum air naik lebih tinggi.

“Pada saat banjir, yang bisa kami selamatkan memang cuma ijazah. Itu yang pertama saya perintahkan untuk diamankan,” ujar Komandan Kompi Senapan A, Kapten Inf. Rio Sepajaya Pratama, Kamis, 25 Desember 2025.

Seragam loreng yang masih dikenakan prajurit bukan sekadar pakaian dinas. Di tengah bencana, ia menjadi penanda jati diri—bahwa meski mereka korban, tugas tetap melekat.
Mobil, sepeda motor, hingga seluruh perabot rumah tangga terendam lumpur.

Namun tak ada waktu untuk meratapi kehilangan. Ketika air mulai surut pada 28–29 November, para prajurit justru kembali berbaris—bukan untuk menyelamatkan milik sendiri, melainkan membantu warga.

“Begitu air surut, kami langsung reorganisasi. Perintahnya jelas, langsung ke BNPB bantu masyarakat terdampak,” kata Rio.

Ia bahkan memberi perintah yang terdengar sederhana, tapi sarat makna. “Cari baju dinasmu, cari baju lorengmu. Itu identitas kita,” ujarnya kepada para prajurit. Dalam kondisi kehilangan, seragam menjadi pengingat bahwa mereka masih punya tanggung jawab yang lebih besar dari diri sendiri.

Hari-hari berikutnya diisi dengan kerja tanpa sorotan. Prajurit Kompi Senapan A membersihkan rumah sakit daerah yang lumpurnya setinggi betis, membantu memulihkan instalasi listrik, hingga membersihkan kantor-kantor pemerintahan yang nyaris lumpuh. Mereka bekerja berdampingan dengan warga—tanpa keluhan, tanpa jarak.

Di tengah kerja itu, suara sumbang di media sosial sempat terdengar. Namun para prajurit memilih diam dan tetap bergerak. “Jangan kita merasa tersakiti, jangan merasa terbebani. Ini bencana alam, dan harus kita tangani bersama,” ujar Kopral Dua Irpan N, salah satu prajurit yang baraknya ikut terendam.

Berita Terbaru

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…

Pemkot Surabaya Pastikan THR PPPK Cair, Penuh Waktu 100 Persen dan Paruh Waktu Rp2 Juta

Pemkot Surabaya Pastikan THR PPPK Cair, Penuh Waktu 100 Persen dan Paruh Waktu Rp2 Juta

Jumat, 13 Mar 2026 16:55 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 16:55 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya memastikan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan…

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Saat Nyepi 18–20 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Saat Nyepi 18–20 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 13 Mar 2026 16:14 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 16:14 WIB

Jurnas.net - Layanan penyeberangan di lintas utama Jawa–Bali, yakni Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali, akan dihentikan sementara …