Golkar Jatim Gelar Refleksi Akhir 2025, dan Fokus Koalisi Kerakyatan di 2026

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - DPD Partai Golkar Jawa Timur menggelar rapat pleno internal dengan agenda refleksi akhir tahun 2025. Rapat ini menjadi momentum evaluasi enam bulan kepengurusan pasca pelantikan, sekaligus merumuskan arah gerak partai menuju tahun politik 2026.

Dalam rapat tersebut, pengurus pleno diminta menyampaikan masukan terkait berbagai agenda strategis yang telah dijalankan, mulai dari pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) hingga konsolidasi organisasi di berbagai tingkatan.

“Kita ingin mendapat masukan dari pengurus pleno, apa yang telah kita lakukan selama enam bulan pasca dilantik, baik terkait Musda maupun konsolidasi-konsolidasi lainnya,” kata Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, di Surabaya, 2 Januari 2025.

Ali menegaskan komitmennya untuk memperkuat koalisi kerakyatan pada 2026. Konsep ini dimaknai sebagai keberpihakan nyata terhadap rakyat melalui kerja-kerja politik di sektor ekonomi, sosial, dan kebijakan publik.

“Koalisi kerakyatan itu implementasinya adalah keberpihakan terhadap rakyat. Suara rakyat adalah suara Golkar,” tegasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi memimpin rapat pleno. (Insani/Jurnas.net)Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi memimpin rapat pleno. (Insani/Jurnas.net)

Menurutnya, langkah politik Golkar ke depan harus selalu seiring dan sejalan dengan kepentingan masyarakat. Refleksi 2025 menjadi catatan penting untuk perbaikan di 2026, sekaligus pijakan menghadapi agenda politik jangka panjang, termasuk Pemilu 2029.

Meski wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung menjadi melalui DPRD mulai mencuat, Golkar Jatim menegaskan saat ini masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.

“Semua masih sebatas wacana. Kita menunggu undang-undang resminya. Yang jelas, sikap Golkar sudah disampaikan di tingkat nasional dan kita berharap itu yang terbaik untuk Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…