Jurnas.net - Presiden RI, Prabowo Subianto,arawab menyatakan bahwa dalam kurun waktu satu tahun pemerintahannya, Indonesia berhasil mewujudkan cita-cita swasembada pangan. Hal itu, menurutnya, tercermin dari cadangan beras pemerintah yang kini mencapai 3,2 juta ton, yang disebut sebagai jumlah tertinggi dalam sejarah.
Prabowo mengatakan bahwa target swasembada semula dicanangkan untuk dicapai dalam waktu empat tahun, namun berhasil direalisasikan lebih cepat. "Waktu saya dilantik jadi Presiden, saya beri target empat tahun swasembada pangan. Terima kasih saudara bekerja keras, bersatu, kompak sehingga satu tahun kita sudah swasembada. Satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki sendiri. Satu tahun kita tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” kata Prabowo, Jumat, 9 Januari 2026.
Menurut Prabowo, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kuat, mandiri, dan berdaulat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar rakyat. Kemandirian pangan dinilai sangat strategis bagi keberlangsungan hidup suatu negara.
Prabowo juga menyinggung pengalaman Indonesia saat pandemi COVID-19. Ketika itu, ketergantungan pada impor membuat Indonesia merasakan langsung kerentanan pasokan pangan dari luar negeri. “COVID adalah pembuka mata, peringatan, lampu kuning agar jangan mau tergantung bangsa lain. Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau pangan tergantung bangsa lain,” tegasnya.
Tak hanya pangan, Prabowo turut meyakini Indonesia mampu mencapai kemandirian di sektor energi. Ia menilai Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang besar, asalkan dikelola dengan benar dan keberpihakan kepada petani dan nelayan terus diperkuat.
“Bagaimana bisa negara sebesar ini, dengan tanah subur, masih tergantung bangsa lain untuk pangan. Impor pangan tidak masuk di hati saya. Puluhan tahun petani dan nelayan kurang dihormati, kurang dibela, kurang dilindungi,” ucapnya.
Prabowo menekankan komitmen pemerintah menjaga keberlanjutan capaian ini, termasuk menurunkan harga pangan dan sarana produksi pertanian, serta memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. “Kemenangan ini kemenangan rakyat. Dan ini baru awal. Kita akan buktikan swasembada ini kita jaga, kita ulangi, dan kita pertahankan setiap tahun,” pungkasnya.
Editor : Prabu Narashan