Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Tegaskan Misi Cetak Pemimpin Antikorupsi

author Umar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Prabowo Subianto foto bersama usai peresmian SMA Taruna Nusantara di Malang. (Humas BKP RI)
Presiden Prabowo Subianto foto bersama usai peresmian SMA Taruna Nusantara di Malang. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan kampus terbaru SMA Taruna Nusantara (TN) di Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026. Tak sekadar menambah jumlah sekolah unggulan, peresmian ini disebut sebagai langkah strategis menjadikan pendidikan sebagai garda depan pemberantasan korupsi serta pemerataan akses pendidikan berkualitas di daerah.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa kehadiran Taruna Nusantara bukan hanya untuk mencetak siswa berprestasi akademik, tetapi membentuk karakter pemimpin masa depan yang jujur, bersih, dan berani berpihak pada rakyat.

“Kita ingin menanamkan akhlak, menanamkan kepribadian yang baik, yang bersih. Kita ingin melahirkan pemimpin yang jujur, yang tidak akan korupsi, dan selalu berbuat yang terbaik untuk rakyat dan bangsanya,” ujar Prabowo.

Menurutnya, di tengah tantangan global dan derasnya godaan kekuasaan, sekolah berasrama dengan disiplin kuat seperti Taruna Nusantara menjadi ruang pembentukan integritas moral yang tidak mudah digoyahkan.

Prabowo juga menekankan perlunya pendidikan yang inovatif, membina potensi siswa secara menyeluruh akademik, mental, dan kepemimpinan. Ia menyebut, sejak berdiri, lulusan Taruna Nusantara telah menunjukkan kiprah nyata di berbagai lini, bahkan banyak yang saat ini menjadi pejabat di kabinet.

“Sejak tahun 1990 sampai sekarang, kader-kader lulusan TN terbukti menonjol di tingkat nasional. Di kabinet yang saya pimpin, cukup banyak lulusan TN yang berada di tier utama dan seterusnya,” kata Prabowo.

Ia kembali menegaskan, pendidikan merupakan instrumen utama pembangunan bangsa: pembuka kesejahteraan, penguat demokrasi, sekaligus jalan keluar dari kemiskinan, bersama sektor kesehatan. “Pendidikan adalah instrumen pembangunan, kesejahteraan, dan demokrasi. Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen untuk menghilangkan kemiskinan,” tegasnya.

Gagasan pendirian SMA Taruna Nusantara lahir dari pemikiran Prabowo pada 1988 yang diusulkan kepada Presiden Soeharto dan Menhankam LB Moerdani. Sekolah ini dirancang untuk memberi kesempatan pendidikan unggul bagi anak-anak berbakat dari berbagai daerah Indonesia, terlepas dari latar belakang ekonomi.

Kampus pertama berdiri di Magelang, Jawa Tengah, pada 1988. Kini TN telah memiliki tiga kampus operasional: Magelang, Malang, dan Cimahi, dengan 36 angkatan lulusan. Pemerintah menargetkan pembukaan tiga kampus baru pada 2026 di Ibu Kota Nusantara, Pagar Alam (Sumatera Selatan), dan Langowan (Sulawesi Utara sebagai bukti dorongan pemerataan kualitas pendidikan hingga luar Jawa.

Peresmian kampus Malang menjadi simbol bahwa pembangunan pendidikan tak lagi terpusat, melainkan bergerak ke daerah, mendekatkan akses sekolah unggulan kepada generasi muda di wilayah pinggiran.

Berita Terbaru

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW untuk Gen Z Harus Berdampak Nyata, Ini Syaratnya

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW untuk Gen Z Harus Berdampak Nyata, Ini Syaratnya

Senin, 16 Feb 2026 06:19 WIB

Senin, 16 Feb 2026 06:19 WIB

Jurnas.net - Eri Cahyadi menegaskan bahwa bantuan dana Rp5 juta per bulan untuk setiap RW di Kota Surabaya tidak diberikan secara cuma-cuma. Anggaran yang…

Refleksi Sejarah Golkar, Sekjen Tekankan Kader Harus Relevan Menjawab Kebutuhan Rakyat

Refleksi Sejarah Golkar, Sekjen Tekankan Kader Harus Relevan Menjawab Kebutuhan Rakyat

Minggu, 15 Feb 2026 21:38 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 21:38 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, mengingatkan seluruh kader agar kembali pada ruh dasar kelahiran Golkar, yakni sebagai…

Bahlil Targetkan 73 Persen Pemilih Produktif Jadi Basis Kemenangan Golkar 2029

Bahlil Targetkan 73 Persen Pemilih Produktif Jadi Basis Kemenangan Golkar 2029

Minggu, 15 Feb 2026 17:43 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 17:43 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan arah baru strategi politik partainya dalam menghadapi Pilkada dan Pemilu 2029. Golkar,…

Bahlil Optimistis Golkar Jatim Tambah Kursi DPRD hingga DPR RI pada 2029

Bahlil Optimistis Golkar Jatim Tambah Kursi DPRD hingga DPR RI pada 2029

Minggu, 15 Feb 2026 16:26 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 16:26 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan optimisme tinggi terhadap kekuatan Partai Golkar di Jawa Timur dalam menghadapi Pilkada…

Ali Mufthi: Golkar Jatim Siap Jadi Kunci Kemenangan Nasional di 2029

Ali Mufthi: Golkar Jatim Siap Jadi Kunci Kemenangan Nasional di 2029

Minggu, 15 Feb 2026 14:16 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 14:16 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu penopang utama kemenangan Partai Golkar…

Sejarah Baru Golkar Dimulai dari Jatim, Bahlil Apresiasi Inovasi Pelantikan Serentak DPD 

Sejarah Baru Golkar Dimulai dari Jatim, Bahlil Apresiasi Inovasi Pelantikan Serentak DPD 

Minggu, 15 Feb 2026 13:44 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 13:44 WIB

Jurnas.net - Sejarah baru politik nasional tercatat dari Jawa Timur. Untuk pertama kalinya di Indonesia, 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat…