Hebat! Prabowo Kagum Dengar Pidato Bahasa Inggris Siswa Sekolah Rakyat di Banjarbaru

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M. Kiendra Lian Damarta, siswa kelas X Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi. (Humas BKP RI)
M. Kiendra Lian Damarta, siswa kelas X Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - M. Kiendra Lian Damarta, siswa kelas X Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, mungkin tidak pernah membayangkan dirinya akan berdiri di panggung besar, dan berpidato dalam bahasa Inggris di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto. Tapi itulah yang terjadi pada peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

Pidato Kiendra bukan hanya mendapat tepuk tangan, tetapi juga pujian langsung dari Presiden. Prabowo menyebut kefasihan Kiendra berbahasa Inggris seolah-olah ia pernah lama tinggal di luar negeri. “Saya terkesima hari ini. Ada anak pidatonya dalam beberapa bahasa, luar biasa,” kata Prabowo.

Bagi Kiendra, pujian itu bukan sekadar kebanggaan, melainkan pembuktian bahwa anak dari keluarga sederhana pun bisa tampil setara jika diberi akses pendidikan yang tepat. Ia jujur mengaku, awalnya dirinya sangat canggung dan tidak mampu berbicara di depan umum.

“Awalnya aku canggung banget, memang tak bisa berpidato. Tapi lama-lama dibantu guru aku Pak Azis. Beliau dampingi aku terus. Akhirnya aku bisa berpidato,” kata Kiendra.

Selama lebih dari empat bulan, ia mengikuti latihan intensif: menyusun naskah, melatih pelafalan, mengatasi grogi, hingga belajar menatap audiens. Proses itulah yang kemudian membuatnya bisa tampil percaya diri di hadapan Presiden. “Senang, happy,” ujarnya singkat, menggambarkan campuran gugup dan bangga yang sulit dilupakan.

Prabowo dalam sambutannya membuka peluang agar siswa Sekolah Rakyat berprestasi dapat melanjutkan studi ke luar negeri. Tetapi lebih dari itu, ia menekankan bahwa percaya diri dan penguasaan bahasa adalah modal utama untuk keluar dari lingkar kemiskinan.

Sekolah Rakyat sendiri dirancang sebagai sekolah berasrama yang seluruh biayanya ditanggung negara, khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (desil 1–2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional). Tujuannya jelas, memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.

Bagi Kiendra, Sekolah Rakyat tak hanya memberinya seragam dan asrama. Sekolah ini mengubah cara ia bermimpi. "Harapan aku, semoga program Sekolah Rakyat terus berlanjut dan membantu anak-anak dalam bersekolah,” ucapnya.

Kisah Kiendra menjadi potret bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya membangun ruang kelas—tetapi juga membangun keberanian, harga diri, dan masa depan, terutama bagi anak-anak yang sebelumnya nyaris tak punya pilihan.

Berita Terbaru

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat D…

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Di saat banyak lembaga pemerintah menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan skema kerja fleksibel, Sekretariat DPRD Jawa Timur justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Jurnas.net – Dinamika menuju Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 mulai menunjukkan pola yang tidak sepenuhnya kasat mata. Di balik mekanisme formal, muncul “…

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan respons tegas terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di dayc…