Gus Atho’ Soroti Jalan Rusak dan Potensi Macet Wisata di Mojokerto–Jombang Jelang Lebaran

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses perbaikan jalan rusak di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Proses perbaikan jalan rusak di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Menjelang arus mudik Lebaran, persoalan klasik infrastruktur kembali menjadi sorotan. Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Ahmad Athoillah, mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk bergerak cepat memperbaiki jalan rusak, khususnya di wilayah Mojokerto dan Jombang.

Menurut politisi yang akrab disapa Gus Atho’ ini, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik. Ia menegaskan, kondisi jalan yang rusak tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.

“Perbaikan jalan harus dipercepat. Ini bukan sekadar soal kenyamanan, tapi menyangkut keselamatan pemudik,” kata Gus Atho', Kamis, 19 Maret 2026.

Sebagai anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan Mojokerto–Jombang, ia mengaku masih menemukan sejumlah ruas jalan yang memerlukan penanganan serius. Terutama jalur penghubung antar kecamatan hingga akses menuju kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.

Gus Atho’ mengingatkan, pemerintah tidak boleh lengah terhadap potensi kepadatan di jalur wisata. Ia menilai, tanpa antisipasi matang, kemacetan parah bisa terjadi dan berdampak pada kenyamanan masyarakat. “Jangan sampai akses wisata macet total. Harus ada rekayasa lalu lintas dan pengamanan sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, mulai dari Dinas Perhubungan, kepolisian, hingga pemerintah daerah setempat. Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam mengurai kepadatan kendaraan, baik di jalur utama maupun alternatif.

Gus Atho’ juga meminta Pemprov Jatim tidak hanya fokus pada jalur arteri utama, tetapi juga memberikan perhatian serius pada jalan kabupaten dan desa yang kerap menjadi jalur alternatif pemudik. “Semua harus disiapkan secara menyeluruh. Jangan sampai ada titik rawan yang terlewat,” pungkasnya.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…