Jurnas.net – Memanasnya tensi geopolitik global akibat konflik antara Iran, Israel, serta keterlibatan Amerika Serikat mulai menjadi perhatian terhadap stabilitas iklim investasi di Jawa Timur. Meski dihadapkan pada ketidakpastian global, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap optimistis mampu mencapai target investasi tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp147,7 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim, Dyah Wahyu Ermawati, mengatakan target tersebut diharapkan minimal dapat menyamai bahkan melampaui capaian investasi tahun sebelumnya.
“Target tahun 2026 sebesar Rp147,7 triliun. Paling tidak harus sama atau bisa melampaui capaian itu,” kata Erma, sapaan akrabnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Dyah mengakui, memanasnya konflik global berpotensi memengaruhi psikologis investor, khususnya untuk investasi berskala besar. Namun hingga saat ini, dampaknya terhadap realisasi investasi di Jawa Timur masih relatif terbatas.
Menurutnya, hal tersebut karena sebagian besar investasi yang berjalan pada tahun 2026 merupakan kelanjutan dari komitmen investor yang sudah masuk sejak tahun 2025. “Sebagian investasi ini kan sudah berjalan sejak tahun lalu, jadi tetap berlanjut. Bahkan ada yang menambah investasinya,” jelasnya.
Meski demikian, Dyah tidak menampik bahwa investor besar kini cenderung bersikap hati-hati di tengah ketidakpastian global. Sikap “wait and see” mulai terlihat, terutama pada rencana ekspansi baru. Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Jatim kini mengalihkan fokus untuk memperkuat investasi skala kecil dan menengah yang dinilai lebih adaptif terhadap dinamika global.
“Untuk yang skala kecil menengah, kita jaga kepercayaan mereka. Kita layani dengan baik, dan jika ada kendala langsung kita bantu selesaikan,” katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan kepastian usaha sebagai faktor utama menarik investasi.
Menurut Dyah, iklim investasi yang kondusif tidak hanya mampu mempertahankan investor yang sudah ada, tetapi juga menjadi daya tarik bagi investor baru.
“Iklim yang baik ini menjadi promosi yang efektif agar investor tetap bertahan, sekaligus menarik investor lain untuk masuk,” ujarnya.
Sejumlah sektor industri masih menjadi primadona investasi di Jawa Timur, di antaranya industri makanan dan minuman, industri kimia, aluminium, smelter, serta berbagai industri logam lainnya. Dengan kombinasi antara investasi besar yang sudah berjalan dan penguatan sektor kecil menengah, Pemprov Jatim optimistis target investasi 2026 tetap dapat tercapai meski di tengah tekanan geopolitik global.
Editor : Amal
Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…
Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB
Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…
Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB
Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB
Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…
Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB
Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…