Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau hewan ternak di wilayahnya. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau hewan ternak di wilayahnya. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons tren peningkatan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai terdeteksi di awal 2026. Melalui percepatan vaksinasi massal serentak, Pemprov Jatim tidak hanya berupaya menekan penyebaran wabah, tetapi juga menjaga denyut ekonomi peternakan rakyat di provinsi yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan ternak nasional.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, pengendalian PMK merupakan agenda strategis yang tidak bisa ditunda. Dengan populasi ternak terbesar di Indonesia dan perputaran ekonomi peternakan yang tinggi, Jawa Timur dituntut berada di garis depan perlindungan kesehatan hewan nasional.

“Jawa Timur adalah lumbung ternak nasional. Karena itu, perlindungan populasi ternak menjadi prioritas utama. Vaksinasi serentak ini kami dorong untuk membentuk herd immunity, agar ternak terlindungi dan ekonomi peternak rakyat tetap berjalan,” kata Khofifah, Jumat, 30 Januari 2026.

Sebagai langkah awal, Pemprov Jatim mendistribusikan 453 ribu dosis vaksin PMK tahap pertama ke seluruh 38 kabupaten/kota. Distribusi ini sekaligus menandai dimulainya Gerakan Vaksinasi PMK Serentak yang dilaksanakan pada 29 Januari 2026, dengan melibatkan ribuan dokter hewan dan petugas kesehatan hewan yang diterjunkan langsung ke lapangan.

Vaksin tersebut disalurkan melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di masing-masing daerah untuk segera digunakan. Program vaksinasi dirancang berkelanjutan dan dijadwalkan berlangsung hingga September 2026.

“Ini adalah langkah antisipasi skala besar untuk melindungi populasi ternak di Jawa Timur. Distribusi vaksin sudah kami mulai hari ini agar daerah bisa langsung bergerak dan tidak kehilangan momentum,” tegas Khofifah.

Langkah daerah ini diperkuat melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Untuk tahun 2026, Kementerian Pertanian RI mengalokasikan 1.510.000 dosis vaksin PMK khusus untuk Jawa Timur, menjadikan provinsi ini sebagai salah satu wilayah prioritas nasional dalam pengendalian PMK.

“Koordinasi dengan Kementerian Pertanian terus kami lakukan. Alokasi vaksin dari pusat menjadi penguat langkah kami di daerah,” kata Khofifah.

Tak hanya mengandalkan vaksinasi, Pemprov Jatim juga menerapkan strategi pengendalian PMK secara komprehensif. Pengawasan lalu lintas ternak diperketat, biosekuriti kandang diperkuat, serta edukasi kepada peternak terus ditingkatkan, terutama terkait manajemen pakan, kebersihan kandang, dan deteksi dini gejala PMK.

Petugas kesehatan hewan juga disiagakan di pasar-pasar hewan untuk memastikan ternak yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat. Sementara itu, untuk wilayah dengan tingkat kasus tinggi atau masuk kategori zona merah, Pemprov Jatim menyiapkan langkah tegas berupa penutupan sementara pasar hewan secara selektif.

“Opsi penutupan pasar hewan akan diterapkan secara terukur dan hanya di daerah dengan tingkat kasus PMK tinggi, demi mencegah penyebaran lebih luas,” jelas Khofifah.

Sebagai penguatan di lapangan, Pemprov Jatim juga mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) PMK yang melibatkan BPBD, aparat kewilayahan, serta unsur TNI dan Polri. Aparatur hingga tingkat kecamatan, kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dilibatkan langsung dalam monitoring serta pendampingan peternak. “Penanganan PMK tidak bisa setengah-setengah. Kami bergerak lintas sektor agar pengendalian PMK berjalan cepat, terpadu, dan efektif,” ucap Khofifah.

Di akhir, Khofifah mengimbau seluruh pemerintah kabupaten/kota meningkatkan kewaspadaan serta memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan optimal. Ia juga meminta peternak bersikap proaktif dan kooperatif saat petugas melakukan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan ternak. “Kedisiplinan peternak dan sinergi pemerintah daerah sangat menentukan. Dengan vaksinasi cepat dan manajemen ternak yang baik, kami optimistis PMK bisa ditekan dan keberlangsungan peternakan rakyat tetap terjaga,” pungkasnya.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…