Fiskal Seret, Pemkot Surabaya Andalkan Skema KPBU agar Infrastruktur Tetap Berjalan

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau pengaspalan jalan di wilayahnya. (Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau pengaspalan jalan di wilayahnya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net — Tekanan fiskal yang kian terasa memaksa Pemerintah Kota Surabaya memutar strategi. Di tengah penurunan pendapatan hingga lebih dari Rp1 triliun, pemkot mulai melirik skema pembiayaan alternatif melalui Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) untuk menjaga laju pembangunan tetap berjalan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan opsi KPBU-AP kini tengah dikaji serius, terutama untuk proyek infrastruktur seperti perbaikan dan overlay jalan. Skema ini dinilai dapat menjadi jalan keluar saat ruang fiskal daerah semakin menyempit.

“Kami masih mempelajari KPBU-AP. Nanti akan kami koordinasikan dengan DPRD agar perbaikan infrastruktur tetap bisa berjalan,” kata Eri, Kamis, 23 April 2026.

Menurut Eri, kondisi fiskal Surabaya saat ini tidak ringan. Selain penurunan Transfer ke Daerah (TKD), pendapatan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) juga anjlok signifikan.

Pada 2026, Surabaya hanya menerima sekitar Rp29,3 miliar DBH CHT, turun hampir separuh dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp56,7 miliar. Penurunan hingga 48,3 persen ini mempersempit ruang gerak anggaran daerah. Akibatnya, Pemkot dihadapkan pada dilema klasik: mempertahankan program sosial atau tetap menggenjot pembangunan infrastruktur.

“Kita harus memilih, apakah tetap fokus pada rutilahu, pendidikan gratis, kesehatan gratis, atau mengutamakan perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya,” tegasnya.

Di tengah kondisi tersebut, KPBU-AP dipandang sebagai solusi strategis. Lewat skema ini, pembangunan dapat tetap berjalan dengan melibatkan pihak swasta, sementara pembayaran dilakukan secara bertahap oleh pemerintah sesuai ketersediaan layanan.

Meski demikian, Eri memastikan seluruh kebijakan tidak akan diambil sepihak. Pembahasan bersama DPRD menjadi tahap krusial sebelum implementasi dilakukan. “Kami akan sampaikan ke DPRD. Mudah-mudahan KPBU-AP bisa menjadi solusi agar pembangunan tidak berhenti,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Kementrans dan Agrinas Siapkan Kolaborasi Kelola 2,3 Juta Hektare Sawit, Fokus Ciptakan Kesejahteraan Rakyat

Kementrans dan Agrinas Siapkan Kolaborasi Kelola 2,3 Juta Hektare Sawit, Fokus Ciptakan Kesejahteraan Rakyat

Minggu, 07 Jun 2026 07:04 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membuka peluang kerja sama strategis dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam pengelolaan p…

Semangat Kebersamaan dan Afirmasi Gender pada UGM Trail Run 2026

Semangat Kebersamaan dan Afirmasi Gender pada UGM Trail Run 2026

Sabtu, 06 Jun 2026 13:27 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:27 WIB

Jurnas.net - Universtas Gadjah Mada (UGM) Trail Run 2026 mengusung semangat multi dimensi. Bukan hanya semangat kemanusiaan, namun juga kepedulian terhadap ling…

Banyuwangi Diserbu 90 Ribu Wisatawan Saat Libur Panjang, Hotel Penuh dan Destinasi Membludak

Banyuwangi Diserbu 90 Ribu Wisatawan Saat Libur Panjang, Hotel Penuh dan Destinasi Membludak

Sabtu, 06 Jun 2026 08:31 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 08:31 WIB

Jurnas.net – Kabupaten Banyuwangi kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional. Selama periode libur panjang Hari Raya Idul A…

KAHMI Jatim Bidik Kehadiran Presiden Prabowo dan Tokoh Nasional pada Muswil 2026 di Trawas

KAHMI Jatim Bidik Kehadiran Presiden Prabowo dan Tokoh Nasional pada Muswil 2026 di Trawas

Jumat, 05 Jun 2026 09:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 09:27 WIB

Jurnas.net – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur terus mematangkan berbagai persiapan menjelang Musyawarah Wilayah (…

Khofifah: Jawa Timur Tak Boleh Hanya Jadi Pasar, Saatnya Jadi Pemain Utama Industri Halal Dunia

Khofifah: Jawa Timur Tak Boleh Hanya Jadi Pasar, Saatnya Jadi Pemain Utama Industri Halal Dunia

Jumat, 05 Jun 2026 08:04 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 08:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki seluruh modal strategis untuk menjadi salah satu pemain utama d…

Rembug Lansia Jadi Instrumen Banyuwangi Wujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkeadilan

Rembug Lansia Jadi Instrumen Banyuwangi Wujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkeadilan

Jumat, 05 Jun 2026 07:16 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:16 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat komitmennya mewujudkan pembangunan yang inklusif dengan memastikan kelompok lanjut usia (lansia) m…