Sudah 34 Ribu Jemaah Haji Tiba di Debarkasi Surabaya

Reporter : Redaksi
Jemaah haji Debarkasi Surabaya tiba di Bandara Juanda Surabaya. (Dok: Humas PPIH Embarkasi Surabaya)

Jurnas.net - Sebanyak 34.397 jemaah haji yang tergabung dalam 93 kloter telah tiba di Debarkasi Surabaya, Jawa Timur. Dengan demikian, 88 persen jemaah dari total 39.264 jemaah telah tiba di Tanah Air.

"Kloter 93 mendarat di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya pada pukul 21.12 WIB dan tiba di Asrama Haji pada pukul 22.30 WIB," kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mufi Imron Rosyadi, Jumat, 19 Juli 2024.

Baca juga: Negatif Covid-19 Hasil Swab PCR: 11 Jemaah Haji Jatim Tetap Dalam Pengawasan Ketat 14 Hari

Mufi menyebut kloter 93 merupakan jemaah haji dari Kota Surabaya. Pada masa pemberangkatan, ada 371 jemaah berangkat ke Tanah Suci, namun jumlah jemaah berkurang menjadi 369 orang pada pemulangan.

"Karena ada dua orang jemaah ikut tanazul dengan kloter yang lebih awal, jadi pulang duluan," ujarnya.

Baca Juga : Satu Jemaah Haji Asal Debarkasi Surabaya Wafat di Pesawat

Baca juga: Empat Jemaah Kloter 8 Masih Tertahan di Arab Saudi, Tiga Sakit dan Satu Kehilangan Paspor

Meskipun tiba di Asrama Haji hampir tengah malam, kata Mufi, kloter 93 tampak semangat dan kompak menyanyikan yel yel berisikan apresiasi pada para petugas kloter mereka. "Ini adalah kloter paling ceria sejauh ini," katanya.

Mufi juga berpesan agar para jemaah haji menjaga kemabruran hajinya, dengan meneruskan kebiasaan baik yang sudah dilakukan di tanah suci.

Baca juga: Dua Kloter Perdana Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air

"Jika di Tanah Suci, Bapak/Ibu biasa tiba di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dua tiga jam sebelum adzan. Maka alangkah baiknya kebiasaan itu tetap dilanjutkan di Tanah Air," tandasnya.

Untuk diketahui, kloter pamungkas dari Debarkasi Surabaya, yakni kloter 106 dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Senin, 22 Juli 2024. Saat ini ada 93 kloter telah tiba di Tanah Air. Artinya, masih ada 13 kloter dari Debarkasi Surabaya yang masih berada di Tanah Suci Mekah.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru