Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) resmi memaparkan mekanisme terbaru jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 untuk jenjang SMP Negeri (SMPN). Tahun ini, skema seleksi mengalami perubahan signifikan, terutama pada jalur prestasi akademik yang kini menggabungkan nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dalam SPMB 2026, jalur prestasi mendapat kuota sebesar 35 persen dari total daya tampung SMP negeri di Surabaya. Kuota tersebut dibagi ke dalam tiga subjalur, yakni prestasi akademik sebesar 20 persen, perlombaan dan pertandingan 12 persen, serta penghafal kitab suci sebanyak 3 persen.
Baca juga: Surabaya Masuk Kandidat Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok Nasional
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa mekanisme penilaian jalur prestasi non-akademik dibedakan antara kompetisi berjenjang yang diselenggarakan pemerintah dengan turnamen terbuka atau open tournament.
“Jalur prestasi non-akademik itu ada yang open tournament dan ada yang berjenjang. Kompetisi berjenjang poinnya lebih besar karena peserta harus melalui proses seleksi dari tingkat bawah sampai nasional,” kata Febrina, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, kompetisi berjenjang dinilai lebih kompetitif dan kredibel karena peserta harus lolos mulai tingkat kecamatan, kota, provinsi hingga nasional. Oleh sebab itu, bobot poin yang diberikan juga jauh lebih tinggi dibandingkan kejuaraan terbuka.
“Kalau jenjang itu mulai dari kecamatan, lalu kota, provinsi sampai nasional. Karena prosesnya panjang dan selektif, poinnya tentu jauh lebih besar dibandingkan open tournament,” ujarnya.
Perubahan paling mencolok dalam SPMB tahun ini terjadi pada jalur prestasi akademik. Jika sebelumnya seleksi hanya berdasarkan nilai rapor, kini Dispendik Surabaya menerapkan sistem kombinasi dengan hasil TKA sebagai komponen penilaian tambahan. “Nah, untuk tahun ini nilai prestasi akademik tidak hanya dari rapor, tetapi digabung dengan hasil TKA,” jelas Febrina.
Dalam skema baru tersebut, nilai rapor memiliki bobot sebesar 60 persen, sedangkan hasil TKA menyumbang 40 persen terhadap total penilaian akhir. “Hasil TKA nanti diproporsikan 40 persen, sisanya nilai rapor yang berasal dari sekolah masing-masing,” terangnya.
Baca juga: Surabaya Jadi Pilot Project Bansos Digital Nasional, 12 Ribu Agen Pendamping Disiapkan
Dispendik Surabaya menjadwalkan hasil TKA diumumkan pada 26 Mei 2026. Dengan keluarnya hasil tersebut, calon murid dan orang tua diharapkan sudah dapat mulai memetakan peluang masuk SMP negeri melalui jalur prestasi akademik. “Hasil TKA memang belum tayang. Insyaallah tanggal 26 Mei sudah keluar dan saat itu masyarakat bisa mulai menghitung peluangnya,” katanya.
Selain memperbarui formula penilaian, Dispendik juga menerapkan tahapan seleksi bertahap untuk memberi peluang lebih luas kepada calon peserta didik. Jalur perlombaan dan penghafal kitab suci akan diproses lebih dulu sebelum jalur prestasi akademik dibuka.
“Kami dahulukan jalur perlombaan dan penghafal kitab suci. Jadi kalau belum lolos, peserta masih punya kesempatan mengikuti jalur akademik,” kata Febrina.
Menurut dia, sistem tersebut dirancang agar siswa yang gagal di satu jalur tetap memiliki kesempatan bersaing melalui jalur lain, khususnya jalur akademik berbasis nilai rapor dan TKA. “Artinya kami ingin memberi kesempatan lebih luas. Yang sebelumnya mencoba jalur perlombaan tetapi belum beruntung, masih bisa masuk melalui jalur prestasi akademik,” pungkasnya.
Baca juga: Kuota SMP Capai 42 Ribu Kursi, Pemkot Surabaya Pastikan Semua Siswa Tertampung
Sebagai informasi, tahapan verifikasi jalur prestasi kategori perlombaan akademik maupun non-akademik berlangsung pada 21 April hingga 15 Juni 2026. Pendaftaran dibuka pada 27–29 Juni 2026, sementara pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 30 Juni 2026.
Untuk jalur penghafal kitab suci, jadwal verifikasi berlangsung pada periode yang sama, yakni 21 April–15 Juni 2026. Pendaftaran dibuka pada 27–29 Juni dan hasil seleksi diumumkan pada 30 Juni 2026.
Sedangkan jalur prestasi akademik dibuka pada 1–3 Juli 2026 setelah proses verifikasi yang berlangsung pada 20 April–15 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi jalur ini dijadwalkan pada 4 Juli 2026.
Informasi lengkap terkait jadwal, persyaratan, hingga mekanisme pendaftaran SPMB Surabaya 2026/2027 dapat diakses melalui situs resmi SPMB Surabaya.
Editor : Rahmat Fajar