KOMPAK Sembelih 3 Sapi dan 2 Kambing, Distribusi Daging Kurban Pakai Kemasan Ramah Lingkungan

Reporter : Insani
Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono (paling kanan) di sela penyembelihan hewan kurban KOMPAK Iduladha 2026. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) kembali menggelar penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis, 28 Mei 2026.

Pada pelaksanaan tahun ini, KOMPAK menyembelih tiga ekor sapi dan dua ekor kambing yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat dalam bentuk sekitar 1.000 paket daging kurban.

Baca juga: Petugas Menembus Sungai Penuh Buaya Demi Salurkan Bantuan Warga Sekumur Tamiang Aceh

Ada hal berbeda dalam pelaksanaan kurban tahun ini. KOMPAK memilih meninggalkan penggunaan kantong plastik dan beralih menggunakan besek bambu serta daun jati sebagai kemasan pembagian daging kurban. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung gerakan pengurangan sampah plastik.

Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, mengatakan penggunaan kemasan alami tersebut menjadi bagian dari gerakan go green yang diusung komunitas media tersebut pada momentum Iduladha tahun ini. “Kami mengganti kemasan plastik dengan bahan alami yang lebih ramah lingkungan, mudah terurai, dan dapat didaur ulang,” kata Budi.

Menurutnya, penggunaan besek dan daun jati juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat agar mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan.

Budi mengungkapkan, pihaknya sempat mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan daun jati sebagai bahan kemasan. Namun, kebutuhan tersebut akhirnya dapat terpenuhi setelah mendatangkan pasokan dari Kabupaten Jember.

Baca juga: Surabaya Kirim 10 Truk Bantuan ke Sumatra, Donasi Warga Tembus Miliaran untuk Korban Bencana

“Alhamdulillah, stok daun jati akhirnya tersedia dan didatangkan langsung dari Jember ke Surabaya,” katanya.

Sementara itu, Juru Sembelih Halal (Juleha) Jawa Timur, Muhammad Maftuchin, memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan lancar dan sesuai syariat.
Ia menyebut kondisi hewan kurban yang tenang sangat membantu proses penyembelihan sehingga dapat dilakukan dengan baik dan cepat.

“Hewan kurban yang disembelih cukup tenang sehingga sangat membantu tugas kami sebagai juru sembelih,” ungkapnya.

Baca juga: Bantuan Kemanusiaan Surabaya untuk Sumatra: Donasi Warga Tembus Rp758 Juta

Kegiatan kurban yang digelar KOMPAK diketahui telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2019. Hewan kurban berasal dari partisipasi anggota komunitas sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Selain menjadi momentum ibadah, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat solidaritas antaranggota komunitas media sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar pada perayaan Iduladha.

Dengan mengusung konsep ramah lingkungan, KOMPAK berharap pelaksanaan kurban tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan, termasuk dalam kegiatan sosial keagamaan.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru