Petugas Menembus Sungai Penuh Buaya Demi Salurkan Bantuan Warga Sekumur Tamiang Aceh

author Prabu Narashan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TNI menembus sungai penuh buaya untuk distribusi logistik ke warga terdampak bencana di Tamiang Aceh. (Humas BKP RI)
TNI menembus sungai penuh buaya untuk distribusi logistik ke warga terdampak bencana di Tamiang Aceh. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Sungai yang meluap pascabanjir bandang di Aceh Tamiang kini berubah menjadi satu-satunya jalur kehidupan bagi warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak. Di atas aliran air keruh yang dikenal sebagai habitat buaya, petugas TNI bersama relawan mempertaruhkan keselamatan demi memastikan bantuan kemanusiaan sampai ke tangan warga yang terisolasi.

Deru mesin perahu motor memecah sunyi sungai. Di atas perahu kecil, petugas duduk rapat menjaga keseimbangan di antara tumpukan karung dan kardus bantuan. Akses darat terputus akibat banjir bandang, membuat jalur sungai menjadi pilihan paling memungkinkan, meski penuh risiko.

Perjalanan menuju Desa Sekumur memakan waktu berjam-jam. Sungai yang dilalui bukan hanya deras dan dipenuhi sisa banjir, tetapi juga dikenal sebagai wilayah jelajah buaya liar. Beberapa kali awak perahu terpaksa memperlambat laju mesin saat bayangan reptil besar terlihat di tepian sungai, mengintai tanpa suara. Ktegangan terasa, namun tekad untuk menyalurkan bantuan mengalahkan rasa takut.

Setibanya di tepi sungai Desa Sekumur, perjuangan belum berakhir. Petugas TNI harus menggotong karung bantuan melewati tumpukan kayu besar yang hanyut terseret banjir. Kayu-kayu tersebut menutup akses menuju tenda pengungsian, memaksa petugas dan relawan berjalan perlahan sambil memastikan logistik tetap aman dan kering.

Di area pengungsian, suasana haru menyambut kedatangan bantuan. Warga berbaris rapi, mengantre dengan tertib untuk menerima sembako dan kebutuhan harian. Anak-anak menggenggam tangan orang tua mereka, sementara para lansia menunggu giliran dengan sabar—seakan kelelahan akibat bencana sejenak terobati oleh kehadiran bantuan.

Warga Desa Sekumur menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar kepada pemerintah. “Kami atas nama masyarakat Desa Sekumur mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako dari pemerintah. Namun yang sangat kami butuhkan adalah tempat tinggal di dataran lebih tinggi dan bantuan perumahan, karena banyak rumah sudah tidak layak, bahkan ada yang hanya tinggal di lapak,” kata salah satu perwakilan warga, Minggu, 21 Desember 2025.

Meski kelelahan tampak jelas, petugas dan relawan terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Sungai, lumpur, dan kayu hanyut menjadi saksi kerja kemanusiaan yang tak mengenal jeda, demi memastikan setiap keluarga terdampak merasakan kehadiran negara di tengah bencana.

Pemerintah, melalui kolaborasi TNI dan relawan, berkomitmen melanjutkan distribusi bantuan, membuka kembali akses darat, serta mempercepat pemulihan infrastruktur. Harapannya, Desa Sekumur dapat segera bangkit, dan warganya kembali menjalani kehidupan yang aman dan layak setelah bencana besar yang meninggalkan duka mendalam.

Berita Terbaru

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Jurnas.net - Dinamika penyusunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menjadi sorotan setelah Rapat Formatur Pertama digelar. Salah…

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan insentif kepada ratusan guru rohani lintas agama sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan…

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengamankan kembali aset berupa lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan…