Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota Holding BUMN Danareksa, memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menyalurkan bantuan sarana pengelolaan sampah kepada 12 kampung di Kota Surabaya. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kesiapan kampung-kampung yang diusulkan mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim) kategori Utama dan Lestari tingkat nasional.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), SIER menyerahkan 12 unit dropbox sampah anorganik dan 30 unit komposter untuk mengolah sampah organik. Bantuan itu merupakan bagian dari kolaborasi perusahaan dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Baca juga: PT SIER Catat Laba Bersih Rp188,8 Miliar pada 2025, Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Yogi Widi Kurniawan, kepada Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, di Wisma SIER, Rabu, 8 Juli 2026.
Sebanyak 12 RW di 12 kelurahan menjadi penerima bantuan, yakni RW 09 Kelurahan Rungkut Kidul, RW 02 Wonorejo, RW 02 Tambaksari, RW 09 Kapasari, RW 02 Bulak Banteng, RW 08 Tanjung Perak, RW 02 Sukomanunggal, RW 01 Pakal, RW 07 Wonokromo, RW 13 Manukan Kulon, RW 05 Menanggal, dan RW 04 Dukuh Menanggal.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Yogi Widi Kurniawan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong terciptanya lingkungan yang bersih sekaligus memperkuat budaya pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat. Menurut Yogi, keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif warga melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
"PT SIER percaya bahwa pengelolaan lingkungan yang baik harus dimulai dari masyarakat. Melalui bantuan dropbox dan komposter ini, kami berharap dapat mendukung kampung-kampung binaan agar semakin siap menghadapi penilaian ProKlim sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengapresiasi kontribusi SIER dalam mendukung program pelestarian lingkungan di Surabaya. Menurut Wasis, bantuan tersebut sangat dibutuhkan karena sarana pengolahan sampah menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian Program Kampung Iklim tingkat nasional.
"Kami mewakili Pemerintah Kota Surabaya sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Bantuan dari SIER ini sangat tepat sasaran karena diberikan kepada kampung-kampung yang kami usulkan mengikuti ProKlim tingkat nasional," katanya.
Wasis menambahkan bahwa keberadaan dropbox dan komposter akan membantu masyarakat mengelola sampah organik maupun anorganik secara mandiri sekaligus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam ProKlim. "Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari SIER ini memenuhi kelengkapan yang memang dipersyaratkan, di antaranya pengolahan sampah," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua RW 09 Kelurahan Rungkut Kidul, Rahman. Ia menilai komposter yang diberikan memiliki teknologi yang lebih modern sehingga mampu mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos sekaligus mengelola cairan lindi dalam satu perangkat.
Baca juga: Permenperin RKL-RPL Berlaku, SIER Siapkan Sistem Online Permudah Perizinan Tenant
"Kami menyampaikan terima kasih kepada SIER atas kepeduliannya terhadap lingkungan. Komposter yang diberikan sangat membantu karena memiliki fungsi yang lebih lengkap dalam menghasilkan kompos sekaligus mengolah lindi dalam satu alat," kata Rahman.
Rahman mengungkapkan, RW 09 Rungkut Kidul saat ini menjadi satu-satunya kampung di Surabaya yang mengikuti ProKlim kategori Lestari, yakni predikat tertinggi dalam Program Kampung Iklim. Keberhasilan tersebut didukung berbagai fasilitas ramah lingkungan, seperti taman edukasi, jogging track, hingga kebun sayur yang dikelola warga untuk memenuhi kebutuhan pangan lingkungan sekitar.
Ia berharap dukungan dari SIER semakin memperkuat upaya masyarakat dalam mewujudkan kawasan yang bersih, hijau, dan menuju konsep zero waste. "Persoalan sampah menjadi tantangan besar saat ini. Kami berharap bantuan ini semakin memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang menuju zero waste," pungkas Rahman.
Editor : Amal