Jurnas.net – Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Athoillah atau Gus Athoillah, menegaskan komitmennya mengawal berbagai aspirasi masyarakat Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, agar masuk dalam program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Komitmen tersebut disampaikan saat menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Gondek, Sabtu, 1 Juli 2026. Kegiatan jaring aspirasi itu berlangsung interaktif dan dihadiri puluhan warga, tokoh masyarakat, kelompok tani (poktan), serta perangkat desa.
Sebagai salah satu wilayah dengan sektor pertanian yang cukup maju di Kabupaten Jombang, Mojowarno menghadapi sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah, mulai dari infrastruktur pertanian, irigasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi disampaikan secara langsung kepada legislator PKB tersebut. Salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan adalah kondisi Jalan Usaha Tani (JUT). Para petani berharap pemerintah dapat melakukan betonisasi maupun pengerasan jalan agar distribusi hasil panen menjadi lebih mudah dan biaya angkut hasil pertanian dapat ditekan.
Selain itu, warga juga mengusulkan normalisasi saluran irigasi serta pembangunan pintu air untuk menjaga ketersediaan air saat musim kemarau sekaligus mengurangi risiko genangan ketika musim hujan. Di sektor pertanian, kelompok tani juga meminta pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi agar stok tersedia sesuai kebutuhan dan tepat waktu menjelang musim tanam.
Tak hanya sektor pertanian, warga juga menyampaikan kebutuhan peningkatan kualitas jalan desa serta penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Menurut mereka, kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak dan minim penerangan menjadi kendala mobilitas masyarakat sekaligus berpotensi membahayakan pengguna jalan pada malam hari.
Aspirasi lainnya menyangkut pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kalangan pemuda dan ibu rumah tangga. Warga berharap adanya pelatihan kewirausahaan, bantuan permodalan, hingga pendampingan pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun Kelompok Usaha Bersama (KUB).
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ahmad Athoillah mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Menurut dia, potensi pertanian Mojowarno perlu didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
"Mojowarno memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Semua masukan dari warga Desa Gondek, mulai dari pembangunan Jalan Usaha Tani, perbaikan irigasi, hingga pemerataan penerangan jalan akan kami catat dan kami perjuangkan agar masuk dalam program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur," ujar Gus Athoillah.
Baca juga: Reses di Sumberjo Jombang, Gus Atho Siap Perjuangkan Infrastruktur Permukiman dan Pemberdayaan UMKM
Ia menambahkan, fungsi reses tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan kebutuhan riil warga dapat tersampaikan kepada pemerintah dan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah.
"Kami ingin pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu setiap aspirasi yang disampaikan dalam reses akan kami kawal sesuai kewenangan DPRD Jawa Timur," katanya.
Kegiatan reses ditutup dengan penyerahan dokumen aspirasi masyarakat secara simbolis kepada Ahmad Athoillah. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai harapan agar berbagai usulan yang disampaikan dapat segera direalisasikan demi mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Gondek serta Kabupaten Jombang secara keseluruhan.
Editor : Amal