Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengadakan kegiatan Media Tour ke Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh pada 4–5 November 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah insan pers dari berbagai media di Yogyakarta untuk melihat dan merasakan secara langsung kemudahan layanan keteta api dan konektivitas transportasi antarmoda, pengalaman perjalanan menggunakan kereta cepat Whoosh, sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan jajaran Corporate Communications KAI.
Perjalanan rombongan dimulai dari Stasiun Yogyakarta dengan menggunakan KA Bima New Generation menuju Stasiun Gambir, Jakarta. Setibanya di Jakarta, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Halim dengan memanfaatkan layanan LRT Jabodebek melalui Stasiun LRT Dukuh Atas. Rangkaian perjalanan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada para peserta mengenai kemudahan perpindahan antarmoda transportasi dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman perjalanan menggunakan berbagai moda transportasi, tetapi juga berkesempatan melihat secara langsung fasilitas, layanan, serta operasional Kereta Cepat Whoosh. Para insan pers turut merasakan pengalaman perjalanan dengan kereta cepat yang mampu melaju hingga kecepatan 349 km/jam.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa kegiatan media tour ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pengalaman dan wawasan secara langsung kepada insan pers mengenai perkembangan layanan transportasi perkeretaapian di Indonesia khususnya bagaimana kemudahan dan konektivitas antarmoda telah dihadirkan oleh KAI.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak rekan-rekan media melihat dan merasakan secara langsung bagaimana konektivitas antarmoda transportasi dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan. Mulai dari KA Jarak Jauh, LRT, hingga Kereta Cepat Whoosh, seluruhnya memiliki peran penting dalam membangun ekosistem transportasi publik yang semakin terintegrasi, modern, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” ujar Feni.
Selain menikmati layanan transportasi, rangkaian kegiatan Media Tour juga diisi dengan kunjungan dan silaturahmi ke Corporate Communications PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta membangun komunikasi secara langsung antara insan pers wilayah Daop 6 Yogyakarta dengan jajaran Corporate Communications KAI.
Baca juga: Semarak HUT ke-81 KAI, 30 Tim Adu Kuat Tarik Lokomotif 84 Ton
Melalui kegiatan tersebut, para insan pers berkesempatan untuk bersilaturahmi, berdiskusi, serta mengenal lebih dekat peran dan aktivitas kehumasan KAI dalam mengelola komunikasi perusahaan dan menyampaikan berbagai informasi perkeretaapian kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, rombongan juga diajak berkeliling kantor pusat KAI untuk melihat bunker heritage yang menjadi tempat penyimpanan berbagai arsip dan dokumentasi bersejarah perusahaan. Kunjungan ini memberikan pengalaman dan wawasan tersendiri bagi para peserta mengenai perjalanan panjang serta sejarah perkembangan perkeretaapian di Indonesia yang terdokumentasi melalui berbagai arsip perusahaan.
Lebih lanjut, Feni berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan baik antara KAI Daop 6 Yogyakarta dengan insan pers sekaligus memperkaya wawasan bersama mengenai inovasi dan perkembangan transportasi perkeretaapian.
Baca juga: Semarak Merdeka, KAI Daop 6 Yogyakarta Ajak Penumpang Rayakan HUT ke-81 RI di Stasiun Yogyakarta
“Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama media tour ini dapat menjadi informasi dan perspektif baru bagi rekan-rekan media untuk disampaikan kepada masyarakat. Kami juga mengapresiasi peran insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis KAI dalam menyebarluaskan informasi serta membangun pemahaman positif mengenai layanan transportasi publik,” kata Feni.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 6 Yogyakarta senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sinergi dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi perkeretaapian kepada masyarakat. Konektivitas antarmoda diharapkan semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan yang nyaman, efisien, dan saling terhubung.
Editor : A. Mustaqim