Semarak HUT ke-81 KAI, 30 Tim Adu Kuat Tarik Lokomotif 84 Ton

author Ahmad M.

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lomba tarik lokomotif dalam rangka HUT ke 81 KAI di Balai Yasa Yogyakarta.
Lomba tarik lokomotif dalam rangka HUT ke 81 KAI di Balai Yasa Yogyakarta.

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menggelar lomba tarik lokomotif dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 KAI. Kegiatan yang berlangsung di Balai Yasa Yogyakarta tersebut diikuti 30 tim dengan total sekitar 500 peserta yang berasal dari berbagai stakeholder dan mitra KAI pada Rabu, 23 September 2026.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan kegiatan tersebut digelar tidak hanya untuk memeriahkan HUT ke-81 KAI, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan sinergi dengan berbagai pihak yang selama ini mendukung kegiatan KAI.

“Total ada 30 tim yang bergabung dalam lomba tarik lokomotif dengan total peserta sebanyak 500 peserta. Kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT ke-81 KAI, juga untuk menjalin sinergi dan silaturahmi dengan stakeholder dan mitra-mitra KAI,” kata Feni.

Dalam lomba tersebut, peserta ditantang menarik dua lokomotif seri CC 201. Masing-masing lokomotif memiliki bobot sekitar 84 ton. Setiap tim harus mampu menarik lokomotif sejauh 10 meter.

“Jadi masing-masing tim harus bisa menarik lokomotifnya sepanjang 10 meter. Dinyatakan menang jika bisa menarik dua-duanya, baik yang sisi kiri maupun sisi kanannya,” ujar Feni.

Menurut Feni, lomba tarik lokomotif dipilih karena memiliki karakter yang erat dengan dunia perkeretaapian. Selain menjadi kegiatan yang unik, lomba tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi KAI untuk memperkenalkan Balai Yasa Yogyakarta kepada para stakeholder dan mitranya.

“Kegiatan ini unik dan sangat erat dengan karakteristik KAI. Kami juga ingin memperkenalkan salah satu objek vital yang ada di KAI, yaitu Balai Yasa kepada stakeholder kami. Selain memperkenalkan Balai Yasa dan lokomotif, kegiatan ini juga untuk menjalin sinergi dengan para mitra KAI,” katanya.

Lomba tarik lokomotif tersebut bukan pertama kali digelar oleh KAI Daop 6 Yogyakarta. Kegiatan serupa terakhir kali dilaksanakan pada 2024. Setelah tidak digelar pada 2025, lomba kembali diselenggarakan pada 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI.

“Terakhir kita laksanakan tahun 2024. Tahun 2025 belum kita laksanakan, baru kita laksanakan lagi di tahun 2026 ini,” kata Feni.

Ia menambahkan, lomba tarik lokomotif juga pernah diselenggarakan di sejumlah daerah lain di lingkungan KAI, baik di Sumatra maupun di wilayah Jawa.

Sejumlah stakeholder dan mitra KAI turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Kodim 0734, Korem 072 Pamungkas, Satpol PP Yogyakarta, Polresta Yogyakarta, Samapta Polda, Brimob, Basarnas Yogyakarta, Damkar Yogyakarta, Dinas Perhubungan Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Yogyakarta, Dinas Pariwisata Yogyakarta, BMKG DIY, wartawan, railfans, serta jajaran internal Daop 6 Yogyakarta.

Balai Yasa Yogyakarta berhasil keluar sebagai juara pertama setelah melalui babak penyisihan hingga final. Juara kedua diraih Korem 072 Pamungkas, disusul Satpol PP sebagai juara ketiga dan Basarnas sebagai juara keempat.

Total hadiah yang disediakan dalam lomba tersebut mencapai Rp20 juta.

Feni mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian HUT KAI, tetapi juga memberikan pengalaman tersendiri bagi seluruh peserta sekaligus memperkuat hubungan antara KAI dengan para stakeholder dan mitranya.

“Kegiatan yang unik ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkesan kepada para peserta sekaligus dapat mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara KAI dengan seluruh stakeholder dan mitra KAI yang sejalan dengan semangat HUT ke-81 tahun ini, yakni ‘Semakin Melayani’,” tutup Feni.

Berita Terbaru

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Oleh: Ahmad Ajib Ridlwan Wakil Dekan Bidang II Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, serta Guru Besar Bidang Kewirausahaan Sosial Islam FEB Unesa Sekitar pukul…

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh masyarakat sekaligus kiai kampung Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melontarkan dugaan adanya praktik…

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Jurnas.net - Kita sering melihat dalam kontestasi Pilkades, banyak calon kepala desa (cakades) membangun jalan dan membantu memasang lampu penerangan di…

Shin Tae-yong Mulai Ucapkan Peluang Juara Persija

Shin Tae-yong Mulai Ucapkan Peluang Juara Persija

Minggu, 11 Okt 2026 05:54 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 05:54 WIB

Jurnas.net - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong mulai melontarkan kans juara timnya usai menang atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Kabupaten…

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jurnas.net – Realisasi investasi di Kota Surabaya, Jawa Timur, mencapai Rp 23,608 triliun hingga semester I 2026. Capaian tersebut setara dengan sekitar 53 p…

Namanya Dikaitkan dengan Dugaan Pengondisian Muktamar NU, Dua Kiai Kalbar Tegaskan Tak Hadir

Namanya Dikaitkan dengan Dugaan Pengondisian Muktamar NU, Dua Kiai Kalbar Tegaskan Tak Hadir

Jumat, 09 Okt 2026 14:03 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 14:03 WIB

Jurnas.net – Dua pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di Kalimantan Barat memberikan klarifikasi setelah nama mereka dikaitkan dengan kegiatan di Jakarta yang disebut …