Cawapres Muhaimin Akan Lapor ke Presiden Jokowi Soal Relawan AMIN Diintimidasi Aparat

Reporter : Redaksi
Cawapres 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, saat menghadiri Konsolidasi Jaringan dan Sumber Daya TPES 50 se-Jawa Timur di Surabaya. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Calon Wakil Presiden (Cawapres) 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyatakan bakal melapork ke Presiden Joko Widodo. Lantaran relawannya mendapat sejumlah intimidasi dari aparat saat hendak membuat acara di Kabupaten Gresik.

"Jadi, relawan di Gresik itu ada yang didatangi aparat, dimarahi karena mengundang saya," kata Cak Imin, saat menghadiri Konsolidasi Jaringan dan Sumber Daya TPES 50 se-Jawa Timur di Surabaya, Jumat, 12 Januari 2024.

Baca juga: Surabaya Jadi Episentrum Logistik Baru: Investasi DHL Permudah Ekspor Industri Jawa Timur

Sayangnya Cak Imin tak menjelaskan oknum aparat mana atau siapa yang telah melakukan intimidasi terhadap para relawannya. Cak Imin hanya memastikan bakal memproses laporan tersebut. "Jika benar akan saya laporkan ke Presiden. Sekarang masih saya proses," katanya.

Cak Imin mengaku paslon 01 kerap mendapat banyak hambatan saat hendak kampanye di berbagai daerah. Contohnya saat di Tuban beberapa waktu lalu, Capres 01 Anies Baswedan kesulitan mendaratkan helikopter yang ditumpanginya, karena mendapat penolakan mendarat di berbagai tempat.

Baca juga: Kado dari Khofifah untuk Buruh: UMK 7 Daerah Jatim Naik Per November

"Jadi, Mas Anies saat di Tuban itu kesulitan mendaratkan helikopter, karena mendapatkan penolakan di mana-mana. Hingga terpaksa mendarat di tempat yang jauh dari lokasi kampanye," pungkasnya.

KPU RI telah menetapkan peserta Pilpres 2024, yakni pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Baca juga: Pengasuh Ponpes di Kediri Mangkir Hendak Diperiksa Kasus Santri Dianiaya Meninggal

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru