Aneh! Hasil Sidak Wawali Surabaya Berbeda dari Polda Jatim Soal Pertalite Bikin Motor Brebet

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wawali Surabaya Armuji menemukan pertalite bercampur etanol saat sidak di SPBU Rajawali Surabaya. (Tangkapan layar)
Wawali Surabaya Armuji menemukan pertalite bercampur etanol saat sidak di SPBU Rajawali Surabaya. (Tangkapan layar)

Jurnas.net - Hasil Sidak Wawali Surabaya Beda dengan Polemik bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang disebut-sebut menyebabkan sepeda motor brebet hingga mogok terus bergulir. Sejumlah warga dan pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya hingga daerah sekitar seperti Sidoarjo, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Jember, dan Malang melaporkan keluhan serupa dalam sepekan terakhir.

Keluhan muncul setelah para pengguna mengisi Pertalite di sejumlah SPBU Pertamina. Mereka menuturkan, motor yang biasanya normal mendadak tersendat, bahkan mati total setelah pengisian.

“Saya biasa isi di Shell, tapi karena kosong, akhirnya isi Pertalite di SPBU Mastrip Kedurus. Setelah itu motor saya sering brebet dan mogok, padahal rutin service,” kata Ginanjar (38), warga Bogangin, Surabaya, Jumat, 31 Oktober 2025.

Hal sama dialami Arianto Deni (29), warga Sepanjang, Sidoarjo. Motornya mendadak brebet dua kali setelah mengisi Pertalite di SPBU Medaeng, Sidoarjo.

"Setelah dibawa ke bengkel, memang sudah jalan, tapi tarikan gas jadi berat, seperti ada campuran air. Saya sudah lapor ke Pertamina lewat DM,” ujarnya.

Menanggapi maraknya laporan itu, tim Ditreskrimsus Polda Jawa Timur bersama Pertamina melakukan inspeksi dan pengambilan sampel di SPBU Kebonsari, Surabaya, Kamis (30/10/2025). Uji dilakukan langsung pada tangki pendam dan nozzle dispenser menggunakan pasta air berwarna merah muda.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya campuran air pada bahan bakar tersebut. "Uji di tangki dan nozzle menunjukkan Pertalite sesuai spesifikasi, tanpa kandungan air,” tegas Kanit I Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, Kompol Putu Angga.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan seluruh distribusi BBM dilakukan sesuai prosedur dan mutu produk diawasi ketat. “Prioritas kami adalah menjamin keamanan suplai dan kualitas produk sesuai regulasi,” ujarnya.

Namun, temuan berbeda justru muncul dari Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Menindaklanjuti banyaknya laporan warga dan pengemudi ojol, ia melakukan sidak ke SPBU Rajawali, Kecamatan Krembangan, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga : Pertalite Diduga Ada Campuran Air: Penyebab Motor Mogok di Jatim

Di lokasi, Armuji mengaku mendapati adanya indikasi campuran dua zat cair berbeda di dalam BBM Pertalite. Hasil itu, menurutnya, diperoleh dari pengecekan langsung bersama perwakilan komunitas ojol.

"Dari pengecekan tadi, memang terlihat ada dua lapisan cairan berbeda di dalam tangki motor warga yang habis isi Pertalite. Ini perlu ditelusuri lebih lanjut,” ujarnya.

Supervisor SPBU Rajawali berjanji akan meneruskan laporan tersebut ke pihak pusat Pertamina.

Armuji juga meminta Pertamina menindaklanjuti laporan warga dan memberikan ganti rugi biaya perbaikan motor.

“Warga ini tidak mungkin mengada-ada, karena banyak di antara mereka pengemudi ojol yang kehilangan pendapatan. Kalau mereka sudah keluar uang ratusan ribu buat servis, mestinya diganti,” tegas Armuji.

Perwakilan komunitas ojol Surabaya, Daniel Lukas Rorong, menyebut ada sedikitnya 25 laporan pengemudi dengan keluhan serupa.“Semua teman-teman ojol lapor businya berubah kuning dan di tangki ada dua cairan berbeda,” kata Daniel.

Berita Terbaru

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Jurnas.net - Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berpotensi kembali mengalami perbedaan di Indonesia. Sejumlah organisasi Islam dan…

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang…

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …