Dukung Revisi UU TNI, GP Ansor Tegaskan Tak Ada Dwifungsi Gaya Orde Baru

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, saat cek pasukan Gelar Pasukan Apel Ansor-Banser se- Jatim bersama TNI di JX Internasional Surabaya. (Insani/Jurnas.net)
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, saat cek pasukan Gelar Pasukan Apel Ansor-Banser se- Jatim bersama TNI di JX Internasional Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor terhadap pengesahan Revisi Undang-Undang TNI. Pujian itu disampaikan di hadapan sekitar 20 ribu anggota Ansor dan Banser Jawa Timur dalam acara Gelar Pasukan di Jatim Expo (JX), Surabaya, Minggu, 13 April 2025.

"Kami mewakili seluruh prajurit TNI di Nusantara, menyampaikan terima kasih atas dukungan GP Ansor terkait RUU TNI," kata Rudy, yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan anggota Banser dan Ansor.

Rudy menekankan pentingnya dukungan publik, khususnya dari organisasi kepemudaan seperti Ansor, terhadap proses modernisasi dan profesionalisme TNI. Ia menyebut dukungan tersebut sebagai semangat baru bagi institusi TNI dalam mengawal kedaulatan negara.

"Ini bukan hanya bentuk solidaritas, tapi juga kontribusi nyata dalam memperkuat peran TNI sebagai penjaga keutuhan NKRI," katanya.

Menurutnya, pengesahan RUU TNI bukan sekadar perubahan regulasi, melainkan komitmen bersama untuk menjaga profesionalisme TNI. "TNI lahir dari rakyat, dan kembali mengabdi untuk rakyat. Dengan dukungan masyarakat, TNI akan terus menjadi institusi yang adaptif dan terpercaya," ucapnya.

Baca Juga : 20 Ribu Kader Ansor-TNI Gelar Apel Akbar Terbesar Pasca Gus Dur: Momentum Persatuan Untuk Indonesia Emas 2045

[caption id="attachment_7366" align="alignnone" width="1080"] Puluhan ribu anggota Ansor dan Banser Jawa Timur mengikuti Gelar Pasukan Apel bersama TNI di Jatim Expo (JX), Surabaya. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa sikap organisasi yang dipimpinnya mendukung revisi UU TNI sudah dinyatakan secara resmi sejak sebelum pengesahan.

"Kami sudah menyampaikan dukungan satu hari sebelum keputusan DPR. Setelah mencermati isi revisi, kami menilai tidak ada unsur dwifungsi sebagaimana yang dikhawatirkan sebagian kalangan," kata Addin.

Addin menyatakan bahwa ketakutan terhadap kembalinya dwifungsi ABRI tidak beralasan jika melihat konteks pasal-pasal dalam revisi tersebut secara utuh. "Ini bukan Orde Baru. Dulu militer punya kursi di parlemen, sekarang tidak. Revisi ini justru memberi batas dan kejelasan," jelasnya.

Terkait masih adanya aksi protes terhadap pengesahan UU tersebut, Addin menghormati perbedaan pendapat yang muncul di masyarakat. "Demonstrasi adalah hak warga negara, dan itu harus kita hormati. Tapi kami tetap berada pada posisi mendukung RUU TNI," pungkasnya.

Berita Terbaru

Siswa Kediri Belajar Sistem Listrik di Gardu Induk PLN Banaran Sejak Dini

Siswa Kediri Belajar Sistem Listrik di Gardu Induk PLN Banaran Sejak Dini

Selasa, 21 Apr 2026 16:10 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 16:10 WIB

Jurnas.net – Edukasi listrik tak lagi hanya lewat buku. Sebanyak 75 siswa MI Alam Succes School Center Kediri diajak melihat langsung “jantung” sistem kelis…

Museum Sunan Giri Simpan Jejak Bawean, dari Arca Kuno hingga Kapal Tenggelam

Museum Sunan Giri Simpan Jejak Bawean, dari Arca Kuno hingga Kapal Tenggelam

Selasa, 21 Apr 2026 15:32 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 15:32 WIB

Jurnas.net – Museum Sunan Giri tidak hanya menyimpan artefak sejarah lokal, tetapi juga merekam jejak panjang peradaban yang terhubung dengan Pulau Bawean. D…

Hari Kartini: Kisah Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Antar Warga Surabaya Setiap Pagi

Hari Kartini: Kisah Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Antar Warga Surabaya Setiap Pagi

Selasa, 21 Apr 2026 14:07 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:07 WIB

Jurnas.net – Saat sebagian besar warga Surabaya masih terlelap, aktivitas kota sebenarnya sudah mulai bergerak. Di balik itu, ada peran Eka Hardiyanti Suteja (…

Banyak Jargon, Hasil Minim: Kemiskinan Jatim di Era Khofifah Nyaris Tembus 10 Persen

Banyak Jargon, Hasil Minim: Kemiskinan Jatim di Era Khofifah Nyaris Tembus 10 Persen

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Jurnas.net - Klaim Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa soal penanganan kemiskinan berbasis karakter wilayah kini diuji oleh data. Di tengah gencarnya…

Pemkot Surabaya Luncurkan Medical Tourism, Bidik Pasien Indonesia Timur hingga Mancanegara

Pemkot Surabaya Luncurkan Medical Tourism, Bidik Pasien Indonesia Timur hingga Mancanegara

Selasa, 21 Apr 2026 11:17 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 11:17 WIB

Jurnas.net – Surabaya mulai mengubah wajah layanan kesehatan menjadi kekuatan ekonomi baru. Melalui peluncuran program Medical Tourism dan Bakti Sosial T…

Stasiun Yogyakarta Dioperasikan dan Dilayani Para Srikandi Kereta Api

Stasiun Yogyakarta Dioperasikan dan Dilayani Para Srikandi Kereta Api

Selasa, 21 Apr 2026 10:37 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 10:37 WIB

Jurnas.net - Daop 6 Yogyakarta merayakannya Hari Kartini sebagai bentuk apresiasi tinggi terhadap sosok RA Kartini yang inspiratif pada 21 April 2026. Stasiun Y…