Komisi C DPRD Jatim Ultimatum Gubernur Khofifah: Reformasi Total Manajeman Bank Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seluruh anggota Komisi C datangi ruang kerja Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf. (Insani/Jurnas.net)
Seluruh anggota Komisi C datangi ruang kerja Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - DPRD Jawa Timur melalui Komisi C yang membidangi keuangan dan aset daerah melayangkan rekomendasi keras kepada Gubernur Jawa Timur terkait polemik yang membelit Bank Jatim. Ketua Komisi C, Adam Rusydi, menegaskan bahwa rekomendasi yang telah ditandatangani Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, harus segera ditindaklanjuti secara konkret oleh pihak eksekutif.

“Kami ingin memastikan rekomendasi ini tidak berhenti di meja DPRD saja. Harus ada tindakan nyata dari gubernur,” kata Adam, usai rapat resmi bersama pimpinan DPRD Jatim, Senin, 19 Mei 2025.

Rekomendasi tersebut muncul di tengah sorotan tajam terhadap kinerja manajemen Bank Jatim, menyusul terkuaknya kasus kredit fiktif dan kendala dalam sistem BI Fast. Dalam dokumen resmi DPRD, terdapat lima poin rekomendasi strategis yang disampaikan.

Poin pertama, meminta pertanggungjawaban penuh dari jajaran komisaris dan direksi Bank Jatim atas kasus kredit fiktif dan persoalan layanan BI Fast. "Kedua, mengganti seluruh jajaran komisaris dan direksi, serta melarang mereka untuk mencalonkan diri kembali," jelasnya.

Baca Juga : Skandal Rp569 Miliar Bank Jatim Mengambang: Rekomendasi DPRD Terkunci di Meja Pimpinan DPRD Jatim

Poin ketiga, membentuk Panitia Seleksi (Pansel) yang independen dan profesional dalam memilih jajaran baru. Keempat, menyusun komposisi direksi dari unsur internal dan eksternal dengan rasio maksimal 4:3. "Poin kelima, memperkuat fungsi kontrol dan audit BUMD untuk mencegah terulangnya praktik fraud di masa mendatang," ujarnya.

Menurutnya, langkah DPRD ini sebagai sinyal kuat untuk melakukan reformasi menyeluruh di tubuh Bank Jatim. Oleh karena itu, kata Adam, pihak DPRD berharap Gubernur segera mengambil sikap tegas untuk menjamin kepercayaan publik terhadap BUMD strategis seperti Bank Jatim tetap terjaga.

"Kami tidak ingin kasus serupa kembali terjadi. Ini momentum perbaikan sistemik," pungkas politisi Golkar itu.

Berita Terbaru

Memikul Kota dalam Diam: Selamat Jalan Mas Awi

Memikul Kota dalam Diam: Selamat Jalan Mas Awi

Rabu, 11 Feb 2026 13:58 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 13:58 WIB

Jurnas.net - Hidup tak pernah benar-benar mudah bagi Adi Sutarwijono (biasa dipanggil Awi atau Adi). Namun beliau memilih menjalaninya dengan kepala tegak dan…

Dari Desa di Bawean ke Pimpinan Pusat BAZNAS, Jejak Pengabdian Syarifuddin untuk Negeri

Dari Desa di Bawean ke Pimpinan Pusat BAZNAS, Jejak Pengabdian Syarifuddin untuk Negeri

Rabu, 11 Feb 2026 12:37 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 12:37 WIB

Jurnas.net - Pulau Bawean kembali menorehkan kebanggaan. Dari Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, lahir seorang putra daerah yang kini…

Banyuwangi Kunci Inflasi dari Hulu: Ipuk Gerakkan 4K dan 97 Toko Inflasi Jelang Ramadan

Banyuwangi Kunci Inflasi dari Hulu: Ipuk Gerakkan 4K dan 97 Toko Inflasi Jelang Ramadan

Rabu, 11 Feb 2026 11:24 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 11:24 WIB

Jurnas.net - Menjelang Ramadan dan Idulfitri, banyak daerah fokus pada operasi pasar saat harga mulai melonjak. Namun di Banyuwangi, pendekatan yang ditempuh…

Gus Atho Siap Perjuangkan Insentif Guru TPQ dan Perbaikan Jalan Desa di Mojokerto

Gus Atho Siap Perjuangkan Insentif Guru TPQ dan Perbaikan Jalan Desa di Mojokerto

Rabu, 11 Feb 2026 10:29 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:29 WIB

Jurnas.net - Reses bukan sekadar agenda rutin legislatif. Bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, Ahmad Athoillah (Gus Atho), reses adalah…

Harga Lebih Murah Jelang Puasa, Gerakan Pangan Murah Pemkot Surabaya Ludes Diserbu Warga

Harga Lebih Murah Jelang Puasa, Gerakan Pangan Murah Pemkot Surabaya Ludes Diserbu Warga

Rabu, 11 Feb 2026 07:12 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 07:12 WIB

Jurnas.net - Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis…

Selamat Jalan Mas Awi, Politisi Kalem yang Mengabdi dalam Senyap untuk Surabaya

Selamat Jalan Mas Awi, Politisi Kalem yang Mengabdi dalam Senyap untuk Surabaya

Selasa, 10 Feb 2026 22:27 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 22:27 WIB

Jurnas.net - Surabaya kehilangan salah satu putra terbaiknya. Adi Sutarwijono, yang akrab disapa Mas Awi, wafat pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 20.36 WIB…